Putri, Dhea Rahma2025-01-042024-07-04APAhttp://103.209.1.147:4000/handle/PL029/3359PT XYZ adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi coffee maker yang memerlukan mesin ultrasonic weld untuk melakukan penyambungan pada dua material plastik yaitu bagian cover dan base. Mesin ultrasonic weld sering mengalami kerusakan komponen yang mengakibatkan downtime. Komponen yang mengalami kerusakkan dapat dilakukan dengan mengidentifikasi resiko kegagalan dengan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) dan FMEA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerusakan komponen yang sering mengakibatkan downtime dan mengidentifikasi resiko kegagalan dengan metode RCM melalui FMEA. Penelitian ini menggunakan dari data yang dikumpulkan melalui MRR untuk memperoleh data kerusakan komponen dan diolah untuk mengidentifikasi kegagalan komponen dan menghitung nilai RPN. Data yang dikumpulkan dapat mengidentifikasi komponen mesin ultrasonic weld yang mengalami kegagalan ada 5 yaitu horn, set screw, mika, jig, dan booster. Dari hasil RPN dari tabel FMEA, set screw adalah komponen yang memiliki nilai paling tinggi yaitu 140, sedangkan jig adalah komponen yang memiliki nilai paling rendah yaitu 64. Perawatan yang direkomendasi berdasarkan metode RCM adalah pengecekkan visual, melakukan monitoring pada mesin ultrasonic weld.otherHUMANITIES and RELIGION::History and philosophy subjects::History subjects::Technology and cultureMATHEMATICS::Applied mathematics::Numerical analysisStudi Perawatan Mesin Ultrasonic Weld dengan Metode Reliability Centered Maintenance melalui Failure Mode and Effect AnalysisMaintenance Study of Ultrasonic Weld Machine with Reliability Centered Maintenance through Failure Mode and Effect AnalysisBookNIM3412101019NIDN0002059102NIDN0006077906KODEPRODI21401#Teknik_Mesin