Perbandingan Metode Kontrak Selesai Dengan Persentase Penyelesaian Dalam Pengakuan Pendapatan Pada Perusahaan Developer

dc.contributor.advisorZaenuddin, M.
dc.contributor.authorNariswari, Ekky
dc.date.accessioned2023-01-09T03:17:05Z
dc.date.available2023-01-09T03:17:05Z
dc.date.issued2009-06-22
dc.description.abstrakPengertian pendapatan menurut SAK adalah arus masuk bruto dari manfaat ekonomis yang timbul dari aktifitas normal perusahaan selama satu periode dengan pengertian bahwa arus masuk tersebut mangakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontibusi penanam modal. Pengakuan pendapatan dapat di lakukan dengan menggunakan dua metode yaitu metode persentase penyelesaian dan metode kontrak selesai. Untuk menghitung pendapatan dan laba bersih pada proyek yang sedang berjalan. Pendapatan diakui bila besar kemungkinan manfaat ekonomi masa depan akan mengalir ke perusahaan dan manfaat ini dapat diukur dengan benar. Metode kontrak selesai lebih mudah digunakan, sedangkan metode persentase penyelesaian juga baik untuk digunakan akan tetapi kedua metode ini tidak dapat dipergunakan dalam keadaan yang sama. Karena metode persentase penyelesaian tidak cocok untuk proyek jangka pendek dan biaya yang tidak dapat ditentukan secara layak. Maka dari itu, untuk mengetahui kapan pendapatan akan diakui dapat menggunakan metode kontrak selesai.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.polibatam.ac.id/xmlui/handle/123456789/660
dc.language.isoiden_US
dc.publisherPoliteknik Negeri Batamen_US
dc.subjectManajemen Bisnisen_US
dc.subjectAkuntansien_US
dc.subjectContract Methoden_US
dc.titlePerbandingan Metode Kontrak Selesai Dengan Persentase Penyelesaian Dalam Pengakuan Pendapatan Pada Perusahaan Developeren_US
dc.typeThesisen_US

Files

Collections