Repository Politeknik Negeri Batam

-"For Your Goals Beyond Horizon"-

Photo by @HumasPolibatam

Communities in Polibatam

Select a community to browse its collections.

Recent Submissions

  • Item type:Item,
    Evaluasi Kualitas dan Kepuasan Pengguna Batam Terminal Operating System Menggunakan PIECES Framework
    (POLITEKNIK NEGERI BATAM, 2026-09-30) Sesariani, Julia; Ulfah, Mutia
    Penelitian ini mengevaluasi kualitas Batam Terminal Operating System (BTOS) menggunakan PIECES Framework, menggambarkan kepuasan pengguna, serta menentukan prioritas perbaikan. Pendekatan kuantitatif deskriptif evaluatif diterapkan melalui sensus terhadap 63 pengguna internal. Data dikumpulkan melalui kuesioner Likert lima poin dan dianalisis secara deskriptif; data operasional sebagai pendukung interpretasi. Mean agregat PIECES sebesar 3,36 termasuk kategori Cukup. Control (3,88), Economy (3,59), dan Service (3,41) berkategori Baik, sedangkan Efficiency (3,29), Performance (3,03), dan Information (2,97) berkategori Cukup. Indikator Minim Gangguan memperoleh skor terendah (2,51). Kepuasan pengguna mencapai 3,69 atau Puas. Prioritas dimensi adalah Information, Performance, dan Efficiency; prioritas indikator meliputi Minim Gangguan, Ketepatan Waktu Informasi, dan Stabilitas Sistem. Rekomendasi mencakup pembaruan dan sinkronisasi data, evaluasi stabilitas, serta penguatan panduan dan dukungan pengguna. Interpretasi Information dan Control mempertimbangkan konsistensi internal yang rendah. Hasil merupakan evaluasi persepsi, bukan bukti hubungan kausal atau audit teknis. Temuan menjadi dasar perbaikan berkelanjutan sesuai kebutuhan operasional terminal dan pengalaman pengguna.
  • Item type:Item,
    PERANCANGAN TATA LETAK GUDANG MENGGUNAKAN METODE CLASS BASED STORAGE PADA PT. TAMAN RESOR INTERNET
    (Politeknik Negeri Batam, 2026-09-30) Al Habsy, Muhammad Adha; Irawati, Rusda
    Penelitian ini bertujuan untuk merancang usulan perbaikan tata letak gudang operasional PT. Taman Resor Internet (Nongsa Digital Park) guna meningkatkan efisiensi penyimpanan dan pengambilan barang menggunakan metode Class-Based Storage. Permasalahan yang dihadapi adalah penempatan material dan peralatan kerja (work tools) yang tidak sistematis, tidak dikelompokkan berdasarkan frekuensi pergerakan, serta tercampurnya barang non-operasional di dalam gudang, sehingga memperlambat proses pencarian dan pengambilan barang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan mengolah data historis 45 jenis barang (28 jenis material dan 17 jenis work tools) periode Januari-Juni 2026. Pengolahan data meliputi perhitungan space requirement, throughput, assignment (T/S), klasifikasi ABC, jarak perpindahan rectilinear, serta utilitas gudang. Hasil klasifikasi ABC menunjukkan 3 dari 28 jenis material (75,25% aktivitas) dan 10 dari 17 jenis work tools (78,09% aktivitas) termasuk kelas A (fast moving) yang diprioritaskan pada lokasi terdekat dengan titik I/O. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa apabila tata letak usulan diimplementasikan, total jarak tempuh material handling diproyeksikan menurun dari 184.372,88 meter menjadi 81.918,75 meter, atau turun sebesar 102.454,13 meter (efisiensi 55,57%), berdasarkan data frekuensi pergerakan barang selama periode enam bulan pengamatan. Nilai utilitas gudang pada kondisi eksisting dan usulan tercatat sama, yaitu 29,08%, karena perancangan usulan berfokus pada penataan ulang posisi rak berdasarkan kelas ABC, bukan pada penambahan luas maupun jumlah rak. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan Class-Based Storage berpotensi meningkatkan efisiensi jarak tempuh operasional gudang meskipun tidak mengubah tingkat utilitas ruang
  • Item type:Item,
    PREFERENSI PEMBAYARAN QRIS DALAM TRANSFORMASI GAYA HIDUP DIGITAL PENGGUNA DI BATAM KOTA
    (Politeknik Negeri Batam, 2026-09-29) Sabriyono, Bayu; Ulfah,Mutia
    Perkembangan pembayaran digital telah mengubah cara masyarakat melakukan transaksi sehari-hari, salah satunya melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Namun, meningkatnya penggunaan QRIS tidak hanya berkaitan dengan adopsi teknologi pembayaran, tetapi juga berpotensi merefleksikan perubahan preferensi, rutinitas, relasi terhadap uang tunai, serta praktik pengelolaan transaksi dalam gaya hidup digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis preferensi pembayaran QRIS sebagai bagian dari transformasi gaya hidup digital pengguna di Kecamatan Batam Kota, Kota Batam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap 12 pengguna QRIS sebagai informan utama dan tiga merchant sebagai informan pendukung, serta observasi sebagai sumber triangulasi. Data dianalisis secara tematik melalui identifikasi unit makna, pengodean, kategorisasi, pengembangan subtema, perumusan tema, dan perbandingan antarkasus. Hasil penelitian menghasilkan tujuh tema utama yang menunjukkan bahwa QRIS mengalami pergeseran dari alternatif pembayaran menjadi praktik yang semakin diprioritaskan dan tertanam dalam rutinitas berbasis smartphone. Transformasi tersebut disertai reposisi uang tunai sebagai pembayaran cadangan, normalisasi QRIS dalam ekosistem sosial-komersial, ketergantungan terhadap infrastruktur digital, pembentukan kepercayaan adaptif, respons konsumsi yang heterogen, financial self-regulation, serta pemanfaatan jejak transaksi digital. Penelitian menyimpulkan bahwa transformasi yang paling konsisten terjadi pada cara pengguna membayar dan mengelola praktik transaksi sehari-hari, bukan pada peningkatan konsumsi. Temuan menekankan pentingnya digital payment literacy yang mencakup kemampuan verifikasi, recovery, monitoring, dan pengendalian finansial.
  • Item type:Item,
    Analisis Pengaruh E-Service Quality, Supply Chain Visibility, Dan Customer Responsiveness Terhadap Kepuasan Pelanggan Generasi Z Pengguna Kurir Lokal Di Kota Batam
    (Politeknik Negeri Batam, 2026-09-30) Zhari, Adrian Abdurrahman; Harlan, Fandy Bestario
    Kajian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh E-Service Quality, Supply Chain Visibility, dan Customer Responsiveness terhadap kepuasan pelanggan Generasi Z pengguna kurir lokal di Kota Batam, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 100 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert 1–5 dan dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Seluruh 26 butir pernyataan dinyatakan valid dan seluruh variabel reliabel. Hasil regresi menunjukkan E-Service Quality berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (B=0,132; Sig.=0,016), Supply Chain Visibility berpengaruh positif dan signifikan (B=0,162; Sig.=0,023), dan Customer Responsiveness berpengaruh positif dan signifikan (B=0,603; Sig.<0,001). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan (F=147,283; Sig.<0,001). Nilai R² sebesar 0,822 menunjukkan bahwa 82,2% variasi kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel dalam model, sedangkan 17,8% dijelaskan oleh faktor lain di luar model.
  • Item type:Item,
    ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN TINTING PASTE MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DAN EVALUASI KESESUAIANNYA PADA POLA INTERMITTENT DEMAND DI PT PETROLOG CITRA SARANA
    (Politeknik Negeri Batam, 2026-09-30) Syafwan Haryadi, Muhammad; Syafrina, Mia
    Perusahaan jasa logistik pihak ketiga (Third Party Logistics/3PL) menanggung tanggung jawab ganda dalam mengelola persediaan milik klien, kelebihan stok meningkatkan biaya penyimpanan dan risiko kedaluwarsa, sementara kekurangan stok mengancam kelangsungan layanan. Artikel ini menganalisis pengendalian persediaan Tinting Paste di PT Petrolog Citra Sarana menggunakan metode Economic Order Quantity EOQ, Safety Stock SS, Reorder Point, dan Total Inventory Cost, sekaligus mengevaluasi secara kritis sejauh mana asumsi dasar EOQ terpenuhi pada item dengan pola intermittent demand. Dua item dipilih secara purposive dari populasi 16 item Tinting Paste, yaitu Item 162 (White) yang mewakili pola regular demand dan Item 557 (Yellow Orange) yang mewakili pola intermittent demand ekstrem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EOQ klasik sesuai diterapkan pada Item 162 dengan rasio biaya terhadap nilai pembelian sebesar 14,4 persen, namun tidak sesuai diterapkan pada Item 557 karena siklus pemesanan hasil EOQ (10,41 tahun) melampaui batas shelf-life produk (3 tahun) dan berpotensi menimbulkan kerugian kedaluwarsa hingga 71,2 persen dari kuantitas pesanan. Temuan ini konsisten pada seluruh skenario analisis sensitivitas terhadap ketidakpastian kebutuhan tahunan. Penelitian merekomendasikan penerapan EOQ dan Safety Stock berbasis distribusi normal untuk item regular, serta metode intermittent demand forecasting seperti Croston's Method atau Min-Max System untuk item intermittent.