Repository Politeknik Negeri Batam

-"For Your Goals Beyond Horizon"-

Photo by @HumasPolibatam

Communities in Polibatam

Select a community to browse its collections.

Recent Submissions

  • Item type:Item,
    INTEGRASI TOON SHADER DAN COMPOSITING DALAM MENYATUKAN ELEMEN 2D DAN 3D PADA FILM ANIMASI THE FOX NEVER CHANGE
    (Politeknik Negeri Batam, 2026-10-15) Rhamadana, Nova; Artaty Zega, Selly
    Film animasi The Fox Never Change menggabungkan karakter 2D dengan latar belakang 3D, tetapi perbedaan karakteristik shading menyebabkan ketidaksinkronan tone visual antar elemen. Penelitian ini bertujuan menyelaraskan tampilan karakter dan latar belakang melalui integrasi toon shader dan compositing, serta mengevaluasi hasilnya berdasarkan penilaian ahli. Penelitian menggunakan pendekatan practice-based research (PBR) dengan tahapan ADDIE, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi, serta analisis deskriptif kualitatif untuk mengevaluasi hasil visual. Pengembangan difokuskan pada shot 3, 11, dan 14 dari keseluruhan 66 shot. Penerapan toon shader di Blender dilakukan melalui penyesuaian warna dasar, pembagian bidang terang–gelap, dan ketegasan bayangan pada latar belakang 3D. Proses compositing di Natron mencakup pengaturan warna, kecerahan, kontras, dan saturasi untuk mendukung kesatuan visual. Hasil pengembangan berupa video ketiga shot yang dievaluasi melalui wawancara semi terstruktur dengan satu ahli animasi menggunakan lima pertanyaan utama. Data wawancara dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa gaya visual karakter 2D dan latar belakang 3D dinilai selaras, dengan kualitas visual keseluruhan cukup baik. Namun, ahli merekomendasikan penyesuaian warna karakter menuju sedikit nuansa biru serta pengaturan warna kebiruan dan penambahan efek kabut pada latar belakang shot 14 untuk mendukung konsistensi atmosfer. Temuan ini terbatas pada ketiga shot berdasarkan penilaian satu ahli dan dapat menjadi acuan penyempurnaan serta pengembangan visual pada shot lainnya.
  • Item type:Item,
    Factors - factors influencing the interest of batam city community in using private pawning
    (Politeknik Negeri Batam, 2026-08-21) HALIMATUSSAQDIAH; Zelmiyanti, Riri
    The increasing number of private pawnshops in Batam City has provided the public with more financing service options. This condition requires each company to understand various factors that can influence public interest in choosing private pawnshop services. This study aims to test the influence of trust, service quality, service convenience, and service costs on public interest in using private pawnshop services in Batam City. This research applied a quantitative approach with a survey method by distributing questionnaires to respondents who meet the research criteria. The analysis results show that trust, service quality, service convenience, and service costs each have a positive and significant influence on public interest. Furthermore, simultaneous testing demonstrates that all independent variables collectively have a significant impact on public interest in using private pawnshop services in Batam City. The findings indicate that increasing public trust, providing high-quality service, ease of service processes, and affordable costs are important factors in driving public interest in utilizing private pawnshop services. The results are expected to provide input for companies to improve service quality and serve as a reference for future research.
  • Item type:Item,
    Rancang Bangun Sistem Informasi Layanan Perbaikan Rumah Berbasis Web Menggunakan Metode User Centered Design (UCD)
    (Politeknik Negeri Batam, 2026-10-11) Sibagariang, Tri Anneke; Lubis, Ahmadi Irmansyah
    Home repair services in the Buana Vista Indah 1 housing complex, Batam City, currently operate informally through recommendations from acquaintances and social media. Consequently, customers struggle to find suitable technicians, lack information on costs and technician track records, and find it difficult to monitor work progress; meanwhile, technicians face challenges in acquiring customers and maintaining records of their work history. This research involved designing and developing a web-based home repair service information system using a User Centered Design (UCD) approach, comprising four stages: understanding and specifying the context of use, specifying user requirements, producing design solutions, and evaluating the design against requirements. User requirements were identified through observations and questionnaires involving 50 customers and 10 technicians selected via purposive sampling. The system was built using the Laravel framework and a MySQL database, featuring registration and login, service booking, status monitoring, ratings and reviews, technician verification, and service statistics. Black Box Testing across 15 scenarios demonstrated a 100% success rate. A System Usability Scale (SUS) evaluation involving 60 respondents yielded an average score of 82.42 (categorized as acceptable, Grade A, and Good). User Acceptance Testing with 10 customers and 5 technicians showed that seven out of eight key requirements were fully met, while one—cost clarity—was partially met. Thus, the developed system addresses the majority of user needs and is well-received by both customers and technicians.
  • Item type:Item,
    Transformasi Digital dan Kinerja Bisnis Berkelanjutan pada Perusahaan Manufaktur Batam: Peran Mediasi Inovasi Model Bisnis Berbasis Pasar dan Moderasi Kepemimpinan Digital
    (Politeknik Negri Batam, 2026-08-06) Anatasya Lumbantobing, Grace; Junita, Dewi
    Meskipun investasi digital terus meningkat, banyak perusahaan manufaktur belum mampu mengonversi kapabilitas digital menjadi kinerja bisnis berkelanjutan secara konsisten. Penelitian ini mengkaji bagaimana perusahaan manufaktur mengonversi sumber daya digital menjadi capaian ekonomi, sosial, dan lingkungan yang berkesinambungan, dengan menguji kemampuan eksploitasi dan eksplorasi digital sebagai pendorong kinerja perusahaan manufaktur di Batam. Inovasi model bisnis berbasis pasar (IMBP) dianalisis sebagai saluran perantara, sementara kemampuan kepemimpinan digital ditempatkan sebagai variabel interaksi. Survei eksplanatori menghasilkan 433 jawaban manajer tingkat menengah dan atas yang memenuhi kriteria purposive sampling, dan diestimasi dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil membuktikan bahwa eksploitasi maupun eksplorasi digital meniFngkatkan IMBP dan kinerja bisnis berkelanjutan; efek tidak langsung melalui IMBP juga signifikan, sementara jalur langsung tetap bertahan, sehingga mediasi yang terjadi bersifat parsial. Berbeda dari dugaan awal, interaksi kepemimpinan digital dengan IMBP tidak menambah kinerja secara signifikan, mengindikasikan bahwa kepemimpinan digital lebih berfungsi sebagai penggerak sebelum implementasi daripada penguat setelah model bisnis diperbarui. Secara teoretis, temuan ini memperluas Dynamic Capabilities Theory pada manufaktur negara berkembang dengan menempatkan eksploitasi dan eksplorasi sebagai kemampuan yang saling melengkapi. Secara manajerial, perusahaan disarankan memaksimalkan nilai teknologi yang telah tersedia sebelum memperluas eksperimen baru, sekaligus menyiapkan pemimpin digital sejak agenda transformasi dirumuskan.
  • Item type:Item,
    Sensor Arus Untuk Sistem Monitoring Mesin Las
    (Politeknik Negri Batam, 2026-07-28) Rahmatul Akbar,Paris; Hardian Mulyadi,Indra
    Mesin las merupakan salah satu peralatan yang banyak digunakan dalam industri maupun bengkel kerja. Untuk menjaga kinerja mesin serta memudahkan proses pemantauan penggunaan arus listrik, diperlukan suatu sistem monitoring yang mampu mengukur arus secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring arus pada mesin las menggunakan sensor arus SCT-013-000 100 A yang dikendalikan oleh mikrokontroler ESP32. Metode penelitian yang digunakan meliputi perancangan perangkat keras, pemrograman sistem, kalibrasi sensor, serta pengujian dengan membandingkan hasil pembacaan sensor terhadap alat ukur standar berupa clamp meter. Data arus yang diperoleh ditampilkan melalui sistem monitoring untuk memudahkan proses pengawasan kondisi mesin las. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi arus listrik pada mesin las, namun tingkat akurasi pembacaan awal masih belum optimal. Berdasarkan hasil perbandingan dengan alat ukur acuan, diperoleh nilai Root Mean Square Error (RMSE) sebesar 0,11 A. Setelah dilakukan proses kalibrasi dan adjustment, nilai RMSE menurun menjadi 0,05 A, sehingga terjadi penurunan nilai error sebesar 55,9%. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan telah berhasil menjalankan fungsi dasar sebagai media monitoring arus pada mesin las, meskipun masih diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan tingkat akurasi pembacaan.