Repository Politeknik Negeri Batam

-"For Your Goals Beyond Horizon"-

Photo by @HumasPolibatam

Communities in Polibatam

Select a community to browse its collections.

Recent Submissions

  • Item type:Item,
    Analisa Suhu dan Tekanan pada High Pressure Heater dalam Pemanasan Feedwater Heater Boiler unit 3
    (2025-06-13) Armando Situmeang, Jhonson; Kaisar Wisnu Kita, Lalu
    High pressure heater merupakan komponen vital yang berfungsi sebagai pemanas awal air umpan sebelum memasuki boiler. Laju perpindahan panas dan efektivitas transfer panas pada high pressure heater secara langsung mempengaruhi efisiensi termal keseluruhan sistem pembangkit. Parameter suhu dan tekanan pada high pressure heater menjadi faktor kritis yang perlu dipantau dan dianalisis secara cermat. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis suhu dan tekanan pada high pressure heater pada proses pemanasan air umpan PLTU di PT. Bintan Alumina Indonesia. Mengetahui laju perpindahan panas dan seberapa efektif pemanasan yang terjadi pada high pressure heater, dengan mencari nilai dari efektivitas transfer panas yang terjadi pada high pressure heater. Penelitian ini menggunakan analisis perpindahan panas yang terjadi pada setiap zona high pressure heater, mulai dari zona subcooling, zona condensing, dan zona desuperheating. Dari hasil penelitian ini didapat laju perpindahan panas tertinggi Qsteam = 10021.714 kJ/s dan nilai Qwater = 16825.097 kJ/s dengan nilai efektivitas transfer panas 59,56%. Sedangkan pada HPH 2 laju perpindahan panas nilai tertinggi yaitu Qsteam = 7691.07 kJ/s dan Qwater = 12744.480 kJ/s dengan nilai efektivitas 60.35%. Nilai pressure drop berpengaruh terhadap nilai efektivitas total HPH, nilai eketivitas terendah dengan nilai 56.37% memiliki penurunan tekanan sebesar 0.77 MPa. Kata kunci : suhu, tekanan, high pressure heater, laju perpindahan panas.
  • Item type:Item,
    Analisis Suhu dan Tekanan pada High Pressure Heater dalam Pemanasan Feed Water Boiler Unit 3 PLTU PT. Bintan Alumina Indonesia
    (Politeknik Negeri Batam, 2025-06-13) Situmeang, Jhonson Armando; Kita, Lalu Wisnu Kaisar
    High pressure heater merupakan komponen vital yang berfungsi sebagai pemanas awal air umpan sebelum memasuki boiler. Laju perpindahan panas dan efektivitas transfer panas pada high pressure heater secara langsung mempengaruhi efisiensi termal keseluruhan sistem pembangkit. Parameter suhu dan tekanan pada high pressure heater menjadi faktor kritis yang perlu dipantau dan dianalisis secara cermat. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis suhu dan tekanan pada high pressure heater pada proses pemanasan air umpan PLTU di PT. Bintan Alumina Indonesia. Mengetahui laju perpindahan panas dan seberapa efektif pemanasan yang terjadi pada high pressure heater, dengan mencari nilai dari efektivitas transfer panas yang terjadi pada high pressure heater. Penelitian ini menggunakan analisis perpindahan panas yang terjadi pada setiap zona high pressure heater, mulai dari zona subcooling, zona condensing, dan zona desuperheating. Dari hasil penelitian ini didapat laju perpindahan panas tertinggi Qsteam = 10021.714 kJ/s dan nilai Qwater = 16825.097 kJ/s dengan nilai efektivitas transfer panas 59,56%. Sedangkan pada HPH 2 laju perpindahan panas nilai tertinggi yaitu Qsteam = 7691.07 kJ/s dan Qwater = 12744.480 kJ/s dengan nilai efektivitas 60.35%. Nilai pressure drop berpengaruh terhadap nilai efektivitas total HPH, nilai eketivitas terendah dengan nilai 56.37% memiliki penurunan tekanan sebesar 0.77 MPa. Kata kunci : suhu, tekanan, high pressure heater, laju perpindahan panas.
  • Item type:Item,
    SISTEM MONITORING DAN CONTROL SET UP ARUS LISTRIK BERBASIS IOT
    (POLITEKNIK NEGERI BATAM, 2023-12-21) PRAKOSO, BIMO; Purba, Jhon Hericson
    Sumber energi listrik merupakan sumber energi yang sangat dibutuhkan manusia. Hampir semua peralatan yang digunakan sehari -hari membutuhkan energi listrik. Sering sekali terjadi pemakaian listrik berlebih yang tanpa di sadari penggunanya, misalnya penggunaan lampu disiang hari sehingga mengakibatkan overload. Untuk menghindari MCB mengalami trip serta pengguna dapat memonitoring penggunaan arus dan tegangan yang digunakan, maka dibuat suatu rancang bangun sistem monitoring dan control set up arus listik berbasis IoT. Alat ini dapat dimonitoring melalui android yang terhubung ke aplikasi Thunkable. Sistem monitoring dan Control set up arus listrik berbasis IoT ini menggunakan Sensor PZEM004t sebagai pembaca tegangan arus dan daya. Microcontroller yang digunakan adalah Arduino dan terdapat keypad 4x4 LCD 16x2 dan juga relay yang akan aktif ketika beban melebihi batas set point. Kemudian ditampilkan pada aplikasi Thunkabke berbasis IoT sebagai kontrol dan monitoring jarak jauh. Data pengujian alat ini dapat mengukur dan menampilkan nilai arus, tegangan, dan setpoint pada LCD 16x2 serta aplikasi Smartphone android. Hasil pengujian dilakukan terhadap beberapa alat elektronik rumah tangga seperti kipas angin, setrika, adaptor dispenser dan lain-lain. Dinyatakan set up arus bekerja sebagai indikator pembatas dan sensor membaca arus yang masuk kemudian memutus relay secara konsisten. Lama tunggu loading arus beban naik kembali sekitar 3 detik setiap melebihi set up arus. Dilengkapi dengan Buzzer sebagai notifikasi overload arus listrik.
  • Item type:Item,
    PERAN TUTORIAL DALAM MENINGKATKAN PENGALAMAN BERMAIN GAME VR "BATTLE OF RIAU" : ANALISIS PERBANDINGAN KUALITATIF
    (POLITEKNIK NEGERI BATAM, 2025-07-27) Pratama, Nicholas Ade; riwinoto, riwinoto
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tutorial dalam meningkatkan pengalaman bermain dalam permainan Virtual Reality (VR) “Battle of Riau”. Menggunakan pendekatan Teori Terapan Kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari empat responden yang dibagi menjadi dua kelompok: dengan dan tanpa tutorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutorial memainkan peran krusial dalam mempercepat adaptasi pemain terhadap mekanika permainan, meningkatkan keterlibatan emosional, dan mengurangi kebingungan awal. Kelompok tanpa tutorial menghadapi lebih banyak hambatan, namun tetap menunjukkan motivasi intrinsik. Temuan ini menunjukkan bahwa tutorial yang dirancang dengan baik, kontekstual, dan bertahap dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif dan menyenangkan dalam permainan berbasis VR.
  • Item type:Item,
    Aanalisis Pembumian Penyalur Petir Pada Sistem Pembangkit Tegangan Menegah Pada Proyek PT. lancang Kuning Sukses
    (Politeknik Negeri Batam, 2025-01-08) Situmorang Solona Denni; Kaisar, lalu
    Sistem pembumian atau yang dikenal dengan grounding system merupakan salah satu bagian yang penting pada sistem ketenaga listrikan. Nilai pembumian yang terukur menjadi suatu indikator pada kondisi suatu sistem pembumian. Pada sistem Pembumian batas tertinggi yang dianjurkan pada PUIL 2011 ialah <5 Ω. Pada proyek PT. Lancang Kuning Sukses yaitu pemasangan pembumian penyalur petir pada suatu pembangkit Listrik tegangan menengah. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi sistem pembumian pada pembangkit listrik tegangan menengah pada proyek PT. Lancang Kuning Sukses apakah sudah sesuai memenuhi standar regulasi atau tidak. Pembumian ini bertujuan agar dapat melindungi komponen-komponen dari sambaran petir secara langsung dan dapat mengalirkan arus dari sambaran petir ke dalam tanah dengan baik. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah menggunakan pengukuran secara langsung dan perhitungan pada jumlah elektroda batang yang ditanam dan di pararelkan. Dari pengamatan yang telah dilakukan jenis tanah di area yang ditentukan ialah tanah ladang dengan nilai resistansinya sebesar 59,1 Ωm. Pada saat penanaman elektroda batang pembumian, didapatkan hasil pada pengukuran pertama dengan menanamkan 1 elektroda batang pada 6 titik box chamber dengan kedalaman 1,5 m menghasilkan nilai rata-rata resistansi sebesar 29.91Ω. Selanjutnya, pada saat mempararelkan keseluruhan elektroda batang pada 6 titik box chamber dengan total keselurahan elektrodanya sebanyak 37 elektroda batang, dan rata-rata kedalaman elektroda pada setiap titik box chamber nya sedalam 12 m dengan 8 elektroda batang, didapatkan nilai pengukuran rata-ratanya sebesar 0.95Ω. Sementara itu, pada hasil dari perhitungan didapatkan nilai rata-rata sebesar 0.75 Ω. Jadi, dari kedua nilai pengukuran dan perhitungan sama-sama telah memenuhi standar PUIL 2011 tentang nilai resistansi pembumian yaitu <5 Ω