maintenance mesin APU Pada pesawat Boieng atau Airbus / Alat Monitoring air dengan menggunakan multi jalur komunikasi data
Loading...
Files
Date
Authors
Andhika Maulana
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri batam
Abstract
Terpenuhinya kebutuhan akan air yang memiliki kualitas yang baik, menyebabkan dibutuhkannya alat yang dapat memantau kualitas air. Pada penelitian ini kami mencoba membuat alat yang dapat memantau kualitas air dengan empat komunikasi data yang berbeda. Parameter yang digunakan pada penelitian ini adalah tingkat keasaman, kebasaan, dan kekeruhan suatu air. Pengolahan data dilakukan pada Arduino UNO, dengan menggunakan sensor pH seri E-201, dan sensor turbidity SEN0189. Range dari sensor pH mampu membaca tingkat keasaman, dan kebasaan mulai dari pH 0 – 14. Range pembacaan sensor turbidity mampu membaca mulai dari 0 – 1000 NTU. Komunikasi data yang digunakan pada penelitian ini ada empat yaitu RS-232, RS-485, CANBus, dan TCP/IP. Hasil pengujian dari kedua sensor yang digunakan, sensor pH mampu memiliki tingkat persentase error yang cukup rendah jika dibandingkan dengan hasil pengujian dari nilai sensor turbidity. Penelitian ini memiliki hasil akhir yaitu pembacaan data sensor menggunakan multi komunikasi data mampu tampil pada aplikasi yang telah dibuat.
Batam Aero Technic (BAT) merupakan salah satu bentuk pengembangan bisnis dari perusahaan maskapai penerbangan Lion Air Group. Bukan hanya sebagai dukungan dalam perawatan serta pemeliharaan struktur mesin bagi maskapai yang dinaungi Lion Air Group seperti Lion Air, Batik Air, dan Wings Air. Namun BAT juga mendukung dan menyediakan jasa untuk perbaikan, perawatan, serta penyediaan suku cadang untuk pesawat yang akan di maintenance. Perusahaan Lion Air juga salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang transportasi udara (pesawat terbang). Perusahaan ini mampu memberikan pelayanan penerbangan yang baik. Sekarang berkembang dengan hanggarnya yaitu Batam Aero Technic.
Sejarah berdirinya tidak terlepas dari perkembangan Lion Air yang sangat pesat, awal berdirinya tidak terlepas dari perkembangan Lion Air yang sangat pesat, awalnya Lion Air divisi perawatan pesawat yang disebut Lion Technic, dimana tugasnya meliputi perawatan pesawat di Line Maintenance (perawatan kecil) meliputi preflight check, transit check, service check, daily check sampai A check dan heavy maintanance (perawatan besar) yang meliputi C check dan seterusnya yang dikerjakan di hanggar.Pertama kali Lion Air menggunakan pihak ketiga seperti GMF, ST Aero dan sebagainya untuk perawatan besarnya (heavy maintanance), hal ini dilakukan karena Lion Technic belum memiliki fasilitas yang standar (hanggar) untuk perawatan pesawat. Hingga pada pertengahan November 2004 Lion Technic menyewa hangar TNI -AU Depo X SarHar 15 Pangkalan Udara Husein Sastranegara di Bandung untuk melaksanakan perawatan besarnya secara mandiri, hingga kemudian pada bulan Maret 2005 Lion Technic memperoleh Sertifikasi
Perawatan Pesawat Aircraft Maintanance Organization (AMO) dari Dirjen Perhubungan Udara (DKUPPU) yang artinya Lion Technic tidak hanya bisa melaksanakan perawatan pesawat Lion Air/ Wings Air saja tetapi juga bisa merawat pesawat udara milik maskapai lain.
Description
Menjaga Kualitas Air Kolam ikan
menjaga keselamatan penerbangan dengan menerapkan prosedur yang ketat dan teliti. Keselamatan penerbangan merupakan prioritas utama Lion Group.
