Persepsi Dan Dukungan Konsumen Terhadap Corporate Social Responsibility (CSR)

dc.contributor.advisorLestari, Nanik
dc.contributor.authorSetianingsih, Setianingsih
dc.date.accessioned2023-01-09T07:55:19Z
dc.date.available2023-01-09T07:55:19Z
dc.date.issued2017-06-30
dc.description.abstractThis research has been proposed to explore consumer perceptions of CSR and to know the influence of supporting CSR from consumer perceptions. It has been conducted in Industrial Park area, Batam, Kepulauan Riau, Indonesia. We used survey methodology by using questionnaire with details as 16 questions as indicator consumer perceptions of CSR, and 5 questions as variable indicator consumer supporting of CSR. In addition, this research uses social demography respondence including; age, gender, education and job position. This research tends to Carroll Pyramid Theory which has 4 CSR categories such as; economic, legal, ethical and philantrophy. However, its result has contradicted from that theory, started from economic, philantrophy, ethical dan legal. It was rather similar with Visser theory (2008) started from economic, philantrophy, legal and ethical. So, the difference could be found from two last points of ethical and legal. This Visser theory (2008) has been implemented into development country including Indonesia. Previously, Arli et al (2013) conducted research with hierarchy as follow; legal, phylantrophy, economic and ethical. In conclusion, CSR happended in developed country tends to economic and phylantrophy. It shows if the major problem concern on social and economic aspect.en_US
dc.description.abstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi konsumen atas CSR dan mengetahui pengaruh persepsi konsumen tersebut terhadap dukungan konsumen atas CSR. Penelitian dilakukan di Indonesia dengan mengambil sampel di salah satu kawasan industri di Batam, Kepulauan Riau. Penelitian dengan metode survey menggunakan kuesioner yang terdiri dari 16 pernyataan sebagai indikator persepsi konsumen atas CSR dan 5 pernyataan sebagai indikator variabel dukungan konsumen atas CSR. Penelitian ini juga mengikutsertakan sosial demografi responden, faktor usia, jenis kelamin, pendidikan dan jabatan. Penelitian ini merujuk pada konsep klasik piramida Carroll, konsep dengan 4 kategori CSR yaitu tanggung jawab ekonomi, hukum, etika dan filantropis. Hasil penelitian memliki urutan yang berbeda dengan konsep Piramida Carroll, yaitu tanggung jawab ekonomi, filantropis, etika dan hukum. Hasil ini lebih kepada konsep CSR oleh Visser (2008), diawali dengan tanggung jawab ekonomi, filantropis, hukum, kemudian etika. Penelitian oleh Visser (2008) dilakukan di beberapa negara berkembang, dan Indonesia juga merupakan salah satu negara berkembang. Sebelum penelitian ini ada penelitian sebelumnya yang dilakukan di Indonesia oleh Arli et al (2013), tanggung jawab hukum sebagai urutan pertama, kemudian diikuti filantropis, ekonomi dan etika. Dari beberapa hasil penelitian di negara berkembang, sebagian besar persepsi konsumen atas CSR mengarah pada tanggung jawab ekonomi dan filantropis. Hal ini menggambarkan bahwa konsumen di negara berkembang sebagian besar masih dihinggapi permasalahan sosial dan ekonomi.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.polibatam.ac.id/xmlui/handle/123456789/1450
dc.language.isoiden_US
dc.publisherPoliteknik Negeri Batamen_US
dc.subjectManajemen Bisnisen_US
dc.subjectAkuntansi Manajerialen_US
dc.subjectPersepsi Konsumenen_US
dc.subjectConsumer Perceptionsen_US
dc.subjectCSRen_US
dc.titlePersepsi Dan Dukungan Konsumen Terhadap Corporate Social Responsibility (CSR)en_US
dc.typeThesisen_US

Files