Rancang Bangun Alat Pengaduk dan Penyaring Kerupuk Atom Otomatis untuk Usaha Kecil Menengah di Masyarakat Daerah Moro

dc.contributor.advisorFebriansyah Juwito, Arif
dc.contributor.authorSupianto
dc.date.accessioned2023-01-09T03:35:42Z
dc.date.available2023-01-09T03:35:42Z
dc.date.issued2017-02-24
dc.description.abstractCracker is one of the foods consumed in Indonesia. especially in the area of the village. One of the many produced crackers is in sub district of Moro, production process the crackers in the area of Moro, still using manual equipment, using a small spatula as a tool to stir the cracker at a time when the process of frying, so that when the crackers are produced in large numbers. of course a small spatula is usually used can not give comfort to the user. For that it is designed to provide convenience to users in producing crackers. The working principle of this instrument by way of stirring the crackers during frying in accordance with the desired time. Testing this tool has produced a time of maturity crackers faster than manually. In a frying pan crackers 1 and 2 kg capacity with this tool has the maturity of 3 and 5 minutes faster. Where to use this tool only takes 20 minutes to 1 kg and 45 minutes for 2 kg, while the frying manually takes time for 23 minutes to 48 minutes and 1 kg to 2 kg.en_US
dc.description.abstrakKerupuk merupakan salah satu makanan yang banyak dikonsumsi di Indonesia. Terutama di daerah perkampungan. Salah satu tempat yang banyak menghasilkan kerupuk ialah di daerah kecamatan Moro, proses produksi kerupuk di daerah kecamatan Moro ini, masih menggunakan peralatan yang manual, yaitu menggunakan spatula kecil sebagai alat untuk mengaduk kerupuk pada saat proses penggorengan, sehingga pada saat kerupuk diproduksi dalam jumlah yang besar, tentu saja spatula kecil yang biasanya digunakan tidak dapat memberikan kenyamanan bagi pengguna. Untuk itu alat ini dirancang untuk memberikan kemudahan pada pengguna dalam memproduksi kerupuk. Prinsip kerja alat ini yaitu dengan cara mengaduk kerupuk pada saat penggorengan sesuai dengan waktu yang di inginkan. Pengujian alat ini telah menghasilkan waktu kematangan kerupuk lebih cepat dibandingkan secara manual. Dalam penggorengan kerupuk berkapasitas 1 dan 2 kg dengan alat ini memiliki waktu kematangan 3 dan 5 menit lebih cepat. Dimana menggunakan alat ini hanya membutuhkan waktu 20 menit untuk 1 kg dan 45 menit untuk 2 kg, sedangkan penggorengan secara manual membutuhkan waktu selama 23 menit untuk 1 kg dan 48 menit untuk 2 kg.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.polibatam.ac.id/xmlui/handle/123456789/734
dc.publisherPoliteknik Negeri Batamen_US
dc.subjectTeknik Elektroen_US
dc.subjectElektronikaen_US
dc.subjectEconomics (Ilmu Ekonomi)en_US
dc.subjectComputer Sciences, Knowledge, Systems (Ilmu Komputer, Pengetahuan, Sistem)en_US
dc.subjectSocial Science, Sociology and Anthropology (Ilmu Sosial, Sosiologi dan Antropologi)en_US
dc.titleRancang Bangun Alat Pengaduk dan Penyaring Kerupuk Atom Otomatis untuk Usaha Kecil Menengah di Masyarakat Daerah Moroen_US
dc.typeThesisen_US

Files