14Viewes
Perancangan Board Control Human Machine Interface Berbasis Komunikasi Ethernet
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
14Accessed per month
2Countries
Loading...
Date
Authors
Efpendi, Muhammad Rizki
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Penelitian Ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan Sistem Human Machine Interface (HMI) berbasis komunikasi Ethernet untuk mendukung Monitoring dan kontrol proses Industri secara real-time dengan biaya implementasi yang efisien. Sistem yang dikembangkan menggunakan mikrokontroler ATmega2560, modul Ethernet W5500, dan Display HMI Nextion. Metode penelitian meliputi perancangan diagram Sistem, desain mekanikal dan elektrikal, pemrograman mikrokontroler dengan protokol TCP/IP, serta perancangan antarmuka HMI. Data diperoleh melalui pengujian fungsi Input, output, dan komunikasi jaringan. Pengolahan data dilakukan dengan membandIngkan hasil pembacaan sensor suhu dan kelembaban (DHT11), sensor jarak (ultrasonik), dan sensor tegangan dengan alat ukur standar, kemudian menghitung nilai error untuk menilai akurasi. Hasil menunjukkan bahwa Sistem mampu menampilkan data sensor dan mengendalikan aktuator secara stabil dengan tIngkat error sensor berada pada kisaran 0,26%–4,31%, yang masih dalam batas toleransi. Sistem dapat merespons Perintah kendali melalui HMI maupun jaringan Ethernet dengan baik. Kesimpulannya, rancangan Ini berhasil menghasilkan solusi Monitoring dan kontrol Industri yang fleksibel, akurat, dan hemat biaya, serta berpotensi dikembangkan untuk Integrasi dengan Sistem otomasi berbasis IoT dan cloud. Kata kunci: Human Machine Interface, Ethernet, ATmega2560, Monitoring Jarak Jauh, Kontrol Industri.
Description
Deskripsi Bentuk Barang HMI Berbasis Ethernet HMI (Human Machine Interface) berbasis Ethernet merupakan perangkat antarmuka yang digunakan sebagai media interaksi antara pengguna dengan sistem kendali atau proses industri melalui jaringan Ethernet. Perangkat ini dirancang dalam bentuk panel persegi panjang dengan layar sentuh (touchscreen) pada bagian depan sebagai media utama untuk menampilkan informasi dan mengoperasikan sistem. Secara fisik, HMI memiliki dimensi sekitar *181 × 126 × 10 mm* (ukuran dapat disesuaikan dengan tipe HMI yang digunakan, misalnya layar 7 inci). Bagian depan terdiri atas layar LCD berwarna yang dilindungi oleh panel akrilik atau kaca sehingga tahan terhadap goresan ringan dan mudah dibersihkan. Bezel atau bingkai dibuat dari bahan plastik ABS atau logam dengan warna hitam atau abu-abu sehingga memberikan tampilan yang kokoh dan profesional. Pada bagian belakang terdapat konektor catu daya DC (umumnya 12–24 VDC), port komunikasi Ethernet RJ45 sebagai media pertukaran data dengan PLC, mikrokontroler, atau komputer, serta slot microSD untuk penyimpanan proyek dan pembaruan sistem. Beberapa tipe HMI juga dilengkapi dengan port USB untuk proses pemrograman dan transfer data. HMI dipasang menggunakan metode *panel mount*, yaitu ditanam pada pintu panel kontrol menggunakan bracket pengunci sehingga bagian layar berada di sisi depan panel, sedangkan seluruh koneksi kabel berada di bagian belakang. Dengan metode pemasangan ini, tampilan menjadi rapi, aman, dan memudahkan operator dalam melakukan pemantauan maupun pengendalian sistem. Secara keseluruhan, perangkat HMI berbasis Ethernet memiliki desain yang ringkas, ergonomis, dan tahan terhadap lingkungan industri ringan. Kombinasi layar sentuh, komunikasi Ethernet berkecepatan tinggi, serta konstruksi yang kokoh menjadikan perangkat ini sesuai digunakan pada sistem otomasi industri, monitoring sensor, pengendalian mesin, maupun aplikasi Internet of Things (IoT).
Citation
Havard
