Penyearah Gelombang Penuh Sebagai Sensor Tegangan Pada Sistem Manejemen Daya Untuk Rumah Tinggal

dc.contributor.advisorGozali, Muhammad Syafei
dc.contributor.authorHutabarat, Natanael
dc.date.accessioned2023-01-09T03:14:01Z
dc.date.available2023-01-09T03:14:01Z
dc.date.issued2017-12-21
dc.description.abstractIn Indonesia the standart 1 phase voltage is 220 volts with a frequency of 50 Hz. But it is often found that the voltage of electricity at home up and down, this can effect electronics equipment. Therefore it takes a voltage detector tool that can provide information about the stresses that exist at home. So we can manage the existing power usage at home. Therefore in this final project the writer make voltage detector tool using step down transformer as voltage sensor. The step down transformer here is used as a voltage drop AC 220V, which is then rectified using full wave diode bridge circuit. So get the output the output voltage value of 2V. where is the output value of 2V is directly proportional to AC voltage source. As for the difference with the voltage sensor which is usually the author does not use the capasitor component so that the output produced is still a sine waveform, the advantages compared to the voltage sensor in general is the output than the voltage sensor can be used to create a power detector where generally using sine wave as input data.en_US
dc.description.abstrakDi Indonesia tegangan standar 1 fasa adalah 220 volt dengan frekuensi 50 Hz. Tetapi sering dijumpai tegangan listrik yang ada dirumah naik turun, hal ini dapat mempengaruhi peralatan elektronik dan jika sering terjadi akan merusak peralatan tersebut. Oleh karena itu dibutuhkan alat pendeteksi tegangan yang dapat memberikan informasi mengenai tegangan yang ada dirumah. Sehingga kita dapat memanajeman penggunaan daya yang ada dirumah. Oleh karena itu pada proyek akhir ini penulis membuat alat pendeteksi tegangan menggunakan transformator penurun tegangan sebagai sensor tegangan. Adapun transformator penurun tegangan disini digunakan sebagai penurun tegangan AC 220V, yang kemudian disearahkan menggunakan rangkaian penyerah gelombang penuh. Sehingga mendapatkan nilai tegangan output sebesar 2V. Dimana nilai output 2V ini berbanding lurus dengan sumber tegangan AC. Adapun perbedaannya dengan sensor tegangan yang biasanya adalah penulis tidak menggunakan komponen kapasitor sehingga output yang dihasilkan masih berbentuk gelombang sinus, kelebihannya dibandingkan sensor tegangan pada umumnya adalah output daripada sensor tegangan ini dapat digunakan untuk membuat pendeteksi daya dimana yang pada umumnya menggunakan gelombang sinus sebagai data input.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.polibatam.ac.id/xmlui/handle/123456789/628
dc.language.isoiden_US
dc.publisherPoliteknik Negeri Batamen_US
dc.subjectTeknik Elektroen_US
dc.subjectTeknik Elektronikaen_US
dc.subjectPembagi Teganganen_US
dc.subjectVoltage Dividersen_US
dc.titlePenyearah Gelombang Penuh Sebagai Sensor Tegangan Pada Sistem Manejemen Daya Untuk Rumah Tinggalen_US
dc.typeThesisen_US

Files