Analisis Sederhana Potensi Fraud dalam pengelolaan Kas Kecil Berdasarkan Fraud Heagon Theory di Perusahaan Jasa Maritim

dc.contributor.advisorRiadi, Sugeng
dc.contributor.authorKhomsana, Rahma
dc.date.accessioned2026-08-12T10:13:18Z
dc.date.issued2026-02-06
dc.descriptionPengelolaan kas kecil (petty cash) merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran aktivitas operasional pada perusahaan jasa maritim. Meskipun memiliki nominal yang relatif kecil, tingginya frekuensi penggunaan kas kecil menyebabkan petty cash rentan terhadap potensi penyimpangan apabila tidak didukung oleh sistem pengendalian internal yang memadai. Dalam praktiknya, pengelolaan kas kecil masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti pencatatan transaksi yang belum terdokumentasi secara sistematis, lemahnya pengawasan, serta belum adanya prosedur yang jelas terkait penggunaan dan pengembalian dana. Kondisi tersebut dapat membuka peluang terjadinya kecurangan (fraud) yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi perusahaan. Penelitian mengenai potensi fraud dalam pengelolaan petty cash pada perusahaan jasa maritim masih relatif terbatas, khususnya yang menggunakan pendekatan Fraud Hexagon Theory. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan pendekatan Fraud Hexagon Theory untuk menganalisis potensi kecurangan berdasarkan enam elemen utama, yaitu pressure, opportunity, rationalization, capability, arrogance, dan collusion. Kelemahan sistem pengendalian internal, khususnya pada pengelolaan kas kecil, dapat meningkatkan peluang terjadinya kecurangan yang dipengaruhi oleh keenam elemen tersebut. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi fraud dalam pengelolaan kas kecil pada perusahaan jasa maritim serta memberikan rekomendasi perbaikan guna memperkuat pengendalian internal perusahaan.
dc.description.abstractPengelolaan kas kecil memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas operasional perusahaan jasa maritim. Namun, lemahnya pengendalian internal dapat meningkatkan risiko terjadinya kecurangan (fraud). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi fraud dalam pengelolaan kas kecil berdasarkan Fraud Hexagon Theory. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka selama kegiatan magang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor opportunity menjadi penyebab utama potensi fraud akibat lemahnya sistem pengendalian internal, seperti pencatatan kasbon yang tidak sistematis, tidak adanya batas waktu pengembalian, serta minimnya pengawasan dan audit internal. Selain itu, faktor pressure, rationalization, capability, arrogance, dan collusion turut memperkuat potensi terjadinya kecurangan dalam pengelolaan petty cash. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan kepatuhan terhadap SOP, serta melakukan pengawasan secara berkala guna meminimalisir risiko fraud.
dc.identifier.citationAPA STYLE
dc.identifier.kodeprodiKODEPRODI62401#Akuntansi
dc.identifier.nidnNIDN0017018604
dc.identifier.nimNIM3112311080
dc.identifier.urihttps://repository.polibatam.ac.id//handle/PL29/5037
dc.language.isoother
dc.publisherPoliteknik Negeri Batam
dc.subjectPENGELOLAAN KAS KECIL
dc.subjectFRAUD
dc.subjectFRAUD HEXAGON
dc.titleAnalisis Sederhana Potensi Fraud dalam pengelolaan Kas Kecil Berdasarkan Fraud Heagon Theory di Perusahaan Jasa Maritim
dc.typeArticle

Files

Original bundle

Now showing 1 - 3 of 3
Loading...
Thumbnail Image
Name:
2. LEMBAR PENGESAHAN_RAHMA KHOMSANA 3112311080.pdf
Size:
220.91 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
1. LAPORAN MAGANG_RAHMA KHOMSANA.pdf
Size:
794.57 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
BORANG PUBLIKASI_RAHMA KHOMSANA-Acc 10 Agustus 2026.pdf
Size:
182.86 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description:

Collections