7Viewes
Sistem Monitoring Detak Jantung untuk Mendeteksi Dini Infark Miokard pada Atlet Berbasis IoT
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
7Accessed per month
2Countries
Loading...
Date
Authors
Nurwahid, Muhammad Hidayat
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Serangan jantung merupakan salah satu resiko terbesar yang mengancam keselamatan atlet selama latihan intensif. Kondisi ini sering kali dipicu oleh peningkatan kadar enzim cardiac troponin akibat aktivitas fisik yang berat. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengusulkan pengembangan Sistem Monitoring Detak Jantung Berbasis IoT yang dirancang untuk memantau detak jantung atlet selama sesi latihan. Sistem ini terdiri dari perangkat yang dikenakan oleh atlet, dilengkapi dengan sensor detak jantung Max30102 serta modul komunikasi Heltec Lora V3 ESP32, yang memungkinkan transmisi data secara real-time ke server dan aplikasi monitoring. Data detak jantung yang dikumpulkan akan disimpan dalam database Firebase dan ditampilkan melalui antarmuka untuk pelatih, sehingga kondisi atlet dapat dipantau secara real-time. Jika detak jantung melewati ambang batas normal yang mengindikasikan resiko serangan jantung sistem akan memberikan peringatan langsung melalui buzzer yang terpasang pada perangkat atlet. Prototipe ini dirancang dengan mempertimbangkan kenyamanan atlet serta efektivitas dalam mendeteksi kondisi fisik secara cepat dan akurat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan keselamatan atlet dengan mengurangi resiko serangan jantung selama sesi Latihan berlangsung.
Description
Proyek akhir ini membahas perancangan dan implementasi Sistem Monitoring Detak Jantung untuk Mendeteksi Dini Infark Miokard pada Atlet Berbasis Internet of Things (IoT). Sistem dikembangkan untuk membantu memantau kondisi fisiologis atlet selama sesi latihan secara real-time sehingga potensi terjadinya infark miokard atau serangan jantung dapat dideteksi lebih dini. Sistem menggunakan sensor MAX30102 untuk mengukur detak jantung (BPM) dan saturasi oksigen (SpO₂), Heltec WiFi LoRa 32 ESP32 sebagai mikrokontroler dan media komunikasi nirkabel berbasis LoRa, Firebase Realtime Database sebagai penyimpanan data, serta aplikasi Android sebagai antarmuka pemantauan bagi pelatih dan atlet. Selain itu, sistem dilengkapi buzzer sebagai notifikasi lokal ketika nilai detak jantung melewati ambang batas yang telah ditentukan. Metode penelitian meliputi perancangan mekanikal, elektrikal, pengembangan aplikasi Android, pemrograman mikrokontroler, serta pengujian sensor dan sistem IoT. Pengujian dilakukan dengan membandingkan hasil pembacaan sensor MAX30102 terhadap oximeter sebagai alat referensi, pengujian komunikasi LoRa, serta pengujian pada aktivitas lari sejauh 100 meter dengan beberapa variasi waktu untuk mengevaluasi performa sistem dalam kondisi nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan pemantauan detak jantung dan saturasi oksigen secara real-time, mengirimkan data melalui jaringan LoRa ke Firebase, dan menampilkan informasi pada aplikasi Android dengan baik. Sistem juga berhasil memberikan peringatan melalui buzzer dan notifikasi visual ketika nilai detak jantung berada di luar batas normal. Pengujian menunjukkan rata-rata error BPM sebesar -0,5 hingga 7,5 BPM, rata-rata error SpO₂ sebesar -1,5 hingga 1%, serta komunikasi LoRa yang stabil hingga jarak 1200 meter. Dengan demikian, sistem memiliki potensi untuk meningkatkan keselamatan atlet, membantu mencegah overtraining, serta mendukung deteksi dini risiko infark miokard selama latihan.
Keywords
Citation
Harvard
