Communities in Polibatam
Select a community to browse its collections.
Recent Submissions
Item type:Item, Pemetaan Kesesuaian Lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Alternatif Di Pulau Batam Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process dan Sistem Informasi Geografis(Politeknik Negeri Batam, 2026-08-07) Melisa; Irawan, SudraPertumbuhan penduduk dan kegiatan perkotaan di Pulau Batam menyebabkan timbulan sampah meningkat hingga sekitar 1.300 ton per hari, sedangkan TPA Telaga Punggur telah mengalami kelebihan kapasitas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi parameter yang memengaruhi penentuan lokasi TPA serta memetakan kesesuaian lokasi TPA alternatif di Pulau Batam menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Analisis menggunakan sepuluh parameter, yaitu kemiringan lereng, jenis tanah, jarak terhadap badan air, jarak terhadap permukiman, jarak terhadap jaringan jalan utama, tutupan lahan, curah hujan, bahaya banjir, bahaya longsor, dan kepadatan penduduk. Bobot parameter ditentukan berdasarkan penilaian perbandingan berpasangan dari tiga responden ahli, kemudian diintegrasikan dengan skor setiap parameter melalui metode Weighted Overlay. Hasil AHP menunjukkan bahwa jarak terhadap badan air memiliki bobot tertinggi sebesar 23,66%, diikuti jarak terhadap permukiman sebesar 16,96% dan jarak terhadap jaringan jalan utama sebesar 10,32%. Nilai Consistency Ratio sebesar 3,4% menunjukkan bahwa penilaian responden konsisten. Hasil pemetaan menghasilkan kelas sesuai seluas 221,89 ha atau 0,53%, kurang sesuai seluas 8.026,55 ha atau 19,26%, dan tidak sesuai seluas 33.423,19 ha atau 80,20%. Validasi terhadap 34 titik sampel menghasilkan Overall Accuracy sebesar 88,24% dan koefisien Kappa sebesar 80,74%. Selanjutnya, dilakukan penerapan constraint dengan menghilangkan area yang termasuk kawasan lindung, badan air, dan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) bandara sehingga diperoleh peta kesesuaian akhir yang telah mempertimbangkan ketentuan regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan yang sesuai untuk TPA alternatif di Pulau Batam sangat terbatas dan peta yang dihasilkan perlu digunakan sebagai penyaringan awal sebelum dilakukan kajian teknis dan lingkungan secara lebih terperinci.Item type:Item, Deteksi Perubahan Tutupan Lahan Berbasis Random Forest menggunakan Sentinel-2 di Pulau Batam menggunakan Google Earth Engine(Politeknik Negeri Batam, 2026-07-15) Simarmata, Gracea Anggriany; Sari, Luthfiya RatnaPesatnya perkembangan infrastruktur dan aktivitas pembangunan di Pulau Batam berpotensi menyebabkan perubahan tutupan lahan yang signifikan sehingga diperlukan sistem pemantauan yang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi perubahan tutupan lahan di Pulau Batam pada tahun 2020 dan 2025 menggunakan citra Sentinel-2 Level 2A. Metode yang digunakan adalah klasifikasi citra berbasis Google Earth Engine dengan Random Forest. Klasifikasi tutupan lahan ada lima kelas, yaitu vegetasi, lahan terbangun, lahan terbuka, badan air dan semak/tegalan. Uji akurasi menggunakan confusion matrix dengan membandingkan hasil klasifikasi terhadap data validasi lapangan melalui teknik stratified random sampling. Hasil uji akurasi menunjukkan nilai Kappa Coefficient sebesar 96,32%, yang menunjukkan tingkat akurasi yang sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vegetasi masih menjadi kelas tutupan lahan yang mendominasi Pulau Batam tahun 2020 dan 2025. Namun, lahan terbangun mengalami peningkatan dari 10.599,75 ha (25%) pada tahun 2020 menjadi 10.739,27 ha (25,43%) pada tahun 2025. Peningkatan luas lahan terbangun mengindikasikan semakin intensifnya pembangunan infrastruktur, permukiman, dan aktivitas ekonomi di Pulau Batam. Sebaliknya, penurunan luas beberapa kelas tutupan lahan lainnya menunjukkan adanya alih fungsi lahan sebagai konsekuensi dari perkembangan wilayah.Item type:Item, EKSTRAKSI PARAMETER MORFOLOGI KAWASAN TERBANGUN DI ZONA URBAN DENSITAS TINGGI MENGGUNAKAN FUSI DATA SATELIT SEKUNDER DAN OBIA(Politeknik Negeri Batam, 2026-08-12) Gultom, Louvel Elizabeth; Sari, Luthfiya RatnaPenelitian ini bertujuan untuk mengekstrak parameter morfologi kawasan terbangun di Zona Permukiman Padat Tinggi Kawasan Sagulung, Kota Batam, menggunakan teknologi Fusi Data Satelit Sekunder dan metode Object-Based Image Analysis (OBIA). Data citra komposit hasil fusi satelit diekstraksi menggunakan software eCognition untuk menghasilkan poligon tapak bangunan, yang kemudian dianalisis berbasis jaring grid makro berukuran 50 x 50 m sebanyak 108 sampel grid. Parameter morfologi yang diekstraksi meliputi Koefisien Dasar Bangunan (KDB), Kepadatan Bangunan (Building Density), dan Ratio Ruang Terbuka (OSR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode OBIA berhasil mengekstrak sebanyak 16.472 poligon atap bangunan tunggal dengan akurasi yang tinggi. Berdasarkan analisis grid morfologi, Kawasan Sagulung didominasi oleh karakteristik permukiman padat dengan nilai rata-rata KDB sebesar 54,39%, rata-rata Kepadatan Bangunan sebesar 649,40 unit/grid, dan rerata OSR sebesar 0,45 (45,19%). Ketersediaan ruang terbuka paling kritis teridentifikasi pada Kelas 1 (0,00−0,26) di zona inti permukiman akibat konversi masif lahan menjadi fisik bangunan.Item type:Item, Pemetaan Sebaran Lamun di Sebagian Pesisir Nongsa, Batam, menggunakan Algoritma Lyzenga pada Citra Sentinel-2A(Politeknik Negeri Batam, 2026-06-19) Sinurat, Grace Cicilia; Sari, Luthfiya RatnaKawasan pesisir Nongsa, Kota Batam memiliki potensi ekosistem lamun yang perlu dipantau secara berkala akibat meningkatnya tekanan aktivitas manusia di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran lamun di sebagian pesisir Nongsa menggunakan citra Sentinel-2A yang diolah dengan algoritma Lyzenga melalui platform Google Earth Engine (GEE) dengan total area penelitian seluas 512,97 Ha. Pengolahan citra dilakukan melalui GEE dengan menerapkan masker awan dan water mask untuk memisahkan area daratan dan perairan, kemudian hasil indeks Lyzenga diklasifikasikan menggunakan nilai batas di pengolahan SIG untuk menghasilkan peta sebaran lamun. Data lapangan yang diperoleh melalui survei langsung di kawasan pesisir Nongsa digunakan sebagai acuan validasi terhadap hasil klasifikasi citra. Hasil uji akurasi menggunakan confusion matrix menunjukkan nilai Kappa sebesar 87,57% yang mengindikasikan tingkat kesesuaian yang sangat baik antara hasil klasifikasi citra dengan kondisi aktual di lapangan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar ilmiah dalam mendukung upaya pemantauan dan pengelolaan ekosistem pesisir Nongsa secara berkelanjutan.Item type:Item, SISTEM MANAJEMEN PEMINJAMAN PERALATAN PRAKTIK DENGAN NOTIFIKASI OTOMATIS MELALUI WHATSAPP GATEWAY(Politeknik Negeri Batam, 2026-07-20) Melayu, Mayaindah Novitasary; Kushardianto, Nur CahyonoPenelitian ini mengusulkan pengembangan Sistem Manajemen Peminjaman Peralatan Praktik yang dilengkapi dengan fitur notifikasi otomatis melalui WhatsApp Gateway untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan inventaris peralatan praktik pada institusi pendidikan. Sistem ini dirancang untuk memfasilitasi proses peminjaman, pengembalian, pencatatan, dan pelacakan peralatan secara digital sehingga data stok dapat diperbarui secara up-to-date sesuai permintaan pengguna dan informasi status transaksi dapat dipantau dengan lebih terstruktur. Fitur notifikasi otomatis melalui WhatsApp berfungsi menginformasikan peminjam tentang status peminjaman, pengingat waktu pengembalian, serta peringatan keterlambatan pengembalian peralatan melalui mekanisme event-triggered notification yang dijalankan berdasarkan aksi atau kondisi tertentu di dalam sistem. Dengan menerapkan teknologi WhatsApp Gateway, komunikasi antara pengelola dan peminjam menjadi lebih efektif dan responsif tanpa memerlukan intervensi administrasi secara langsung, terutama dalam proses persetujuan, pengingat, dan konfirmasi pengembalian. Metode pengembangan sistem menggunakan pendekatan waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian untuk memastikan sistem berjalan sesuai harapan dan sesuai dengan kebutuhan operasional laboratorium. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem telah berfungsi sebagai prototipe fungsional yang mendukung tata kelola peralatan praktik, namun implementasinya masih dijalankan pada lingkungan lokal menggunakan XAMPP dan diakses melalui localhost sehingga belum diuji pada jaringan sekolah secara menyeluruh . Kata Kunci: Sistem manajemen peminjaman, peralatan praktik, WhatsApp Gateway, pengelola laboratorium.

