3Viewes
Implementasi Monitoring Noise dan Software Interface Pada Sistem Inkubator Bayi Sederhana
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
3Accessed per month
2Countries
Loading...
Date
Authors
Pasaribu, Renata
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Sistem inkubator bayi merupakan perangkat penting yang berfungsi menjaga kestabilan kondisi
lingkungan bagi bayi baru lahir, terutama bayi prematur yang membutuhkan pengawasan intensif. Pada
penelitian ini dikembangkan Sistem Inkubator Bayi Sederhana yang dilengkapi dengan sensor suhu dan
kelembapan menggunakan DHT22 serta sensor kebisingan KY-038 untuk memantau kondisi lingkungan
inkubator secara real-time. Sensor suhu berfungsi memastikan suhu ruangan inkubator berada dalam
rentang aman 32–36 °C, sedangkan sensor kelembapan menjaga tingkat kelembapan optimal 50–70%.
Selain itu, fitur noise monitoring digunakan untuk mendeteksi tingkat kebisingan di sekitar inkubator guna
mencegah gangguan eksternal yang berpotensi memengaruhi kenyamanan atau kestabilan bayi. Seluruh
data sensor diolah menggunakan mikrokontroler ESP32 dan dikirimkan secara nirkabel ke aplikasi
Android, sehingga perawat atau orang tua dapat memantau kondisi inkubator dari jarak jauh. Aplikasi
Android menampilkan grafik perubahan suhu, kelembapan, dan kebisingan, serta memberikan peringatan
atau alarm apabila nilai sensor berada di luar batas aman. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem
mampu bekerja secara stabil dalam memantau suhu, kelembapan, dan tingkat kebisingan. Sensor DHT22
menghasilkan rata-rata akurasi pembacaan suhu ±0,5°C dan kelembapan ±2%, sedangkan sensor KY-038
memberikan respon cepat terhadap perubahan kebisingan lingkungan. Selain itu, pengujian set point
pada sensor suhu dan kelembapan menunjukkan bahwa sistem berhasil mengatur nilai ambang (set point)
secara tepat, sehingga proses pengendalian suhu dan kelembapan di dalam inkubator berjalan dengan
lancar dan konsisten. Pengiriman data melalui ESP32 ke aplikasi Android berlangsung tanpa jeda signifikan
dengan waktu respons rata-rata kurang dari 1 detik. Notifikasi peringaran juga berfungsi optimal ketika
terjadi penyimpangan nilai sensor. Secara keseluruhan, sistem berhasil mencapai tujuan monitoring dan
pengendalian lingkungan inkubator bayi secara kontinu, akurat, dan mudah diakses. Sistem ini terbukti
layak digunakan sebagai alternatif inkubator sederhana yang ekonomis untuk fasilitas kesehatan kecil
maupun penggunaan rumah tangga.
