Implementasi Monitoring Sensor Tekanan dan Sensor Suhu Berbasis STM32 pada Sistem Kontrol Kompresor Menggunakan Website

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
5Viewes
0Downloaded
5Accessed per month
2Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Hasibuan, Anita Giovany Putri

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Kompresor merupakan peralatan penting dalam industri yang beroperasi secara kontinu sehingga rentan mengalami penurunan kinerja akibat ketidakstabilan tekanan dan peningkatan suhu. Kondisi tersebut dapat menyebabkan overheating serta kerusakan komponen apabila tidak dilakukan pemantauan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, proyek akhir ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring tekanan dan suhu pada kompresor berbasis mikrokontroler STM32 yang terintegrasi dengan website monitoring. Sistem ini menggunakan sensor tekanan FIMA ST18, sensor suhu RTD PT100, dan sensor DHT11 sebagai input utama. Data sensor diproses oleh mikrokontroler STM32F103C8T6 dan dikirimkan melalui komunikasi RS485 serta modul ESP32 menuju Firebase Realtime Database, kemudian ditampilkan secara real-time pada website monitoring. Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, perancangan sistem komunikasi, serta pengujian sensor dan sistem secara keseluruhan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memantau tekanan dan suhu kompresor dengan tingkat akurasi yang baik, di mana sensor tekanan memiliki rata-rata error sebesar 2%, sensor DHT11 memiliki error suhu maksimum sebesar 2%, dan sensor RTD PT100 menunjukkan linearitas yang sangat baik. Sistem ini dapat digunakan untuk mendukung pencegahan overheating dan pemeliharaan preventif pada kompresor.

Description

Penggunaan udara bertekanan sebagai sumber energi memiliki peran yang sangat penting dalam proses produksi manufaktur maupun industri perkapalan. Udara bertekanan dihasilkan oleh kompresor dan digunakan untuk mengoperasikan berbagai peralatan, seperti sistem pendingin, proses manufaktur, serta sistem pneumatik dan otomasi. Pada proses industri, kebutuhan udara bertekanan berlangsung secara terus-menerus sehingga kompresor bekerja dalam durasi yang panjang. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan penurunan kinerja akibat kenaikan suhu dan ketidakstabilan tekanan. Tekanan yang terlalu tinggi maupun suhu yang meningkat secara berlebihan dapat menyebabkan overheating, menurunkan performa, hingga mengakibatkan kerusakan permanen pada komponen kompresor [1]. Hasil pengamatan pada sistem kompresor di atas kapal menunjukkan bahwa penurunan produktivitas udara sering terjadi akibat keausan dan korosi pada beberapa komponen. Secara umum, kompresor telah dilengkapi dengan pengukur tekanan dan sistem pengaman berupa pemutus arus termostatik. Sistem ini akan menghentikan operasi kompresor ketika suhu melebihi batas aman, misalnya pada suhu 190 °C[2] . Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa overheating merupakan salah satu penyebab utama terjadinya downtime pada sistem kompresor. Pada penelitian tahun 2015, total downtime mencapai 44.729 menit akibat sirkulasi udara yang buruk, filter oli yang telah melewati jam kerja, serta separator yang tersumbat. Kondisi tersebut menyebabkan sistem pendinginan tidak bekerja secara optimal. Ketika suhu mencapai 100 °C, kompresor masih dapat beroperasi meskipun alarm sering berbunyi, sedangkan pada suhu 110 °C sistem secara otomatis melakukan shutdown untuk mencegah kerusakan lebih lanjut[3]. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan sebuah sistem monitoring kompresor yang mampu memantau parameter suhu dan tekanan secara real-time. Sistem ini bertujuan untuk memastikan kondisi kompresor tetap berada pada batas aman serta memungkinkan deteksi dini terhadap potensi gangguan. Oleh karena itu, penelitian ini merancang sistem monitoring tekanan dan suhu berbasis STM32 yang terintegrasi dengan website monitoring melalui komunikasi RS485 dan ESP32. Sistem yang dirancang diharapkan mampu meningkatkan keandalan operasional kompresor serta mendukung pemeliharaan preventif secara lebih efektif.

Citation

APA STYLE

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By