Sensor Pendeteksi Diabetes tipe 1 dari Hembusan Nafas

dc.contributor.advisorLUBIS, EKA MUTIA
dc.contributor.advisorWICAKSONO, MUHAMMAD JAKA WIMBANG
dc.contributor.authorNababan, Aldy Franendy
dc.date.accessioned2026-02-16T05:41:31Z
dc.date.issued2025-08-04
dc.descriptionDiabetes Mellitus Tipe 1 merupakan penyakit autoimun kronis yang menyebabkan pankreas tidak mampu memproduksi insulin. Tanpa insulin, glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel untuk digunakan sebagai energi, sehingga tubuh memecah lemak melalui proses ketogenesis. Proses ini menghasilkan badan keton, salah satunya aseton, yang dapat terdeteksi dalam hembusan napas. Metode pemeriksaan konvensional menggunakan tes darah (finger-prick) bersifat invasif, menimbulkan rasa tidak nyaman, dan memerlukan alat habis pakai. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan metode non-invasif berbasis analisis napas, dengan mendeteksi kadar aseton sebagai indikator metabolik tidak langsung dari kondisi diabetes tipe 1. Penelitian ini tidak bertujuan menggantikan diagnosis medis, melainkan sebagai alat skrining awal (early screening tool).
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan mengembangkan sistem deteksi dini diabetes tipe 1 secara non-invasif melalui analisis hembusan napas berbasis sensor gas. Sistem menggunakan sensor Metal-Oxide Semiconductor (MOS) untuk mendeteksi senyawa aseton, yang kadarnya meningkat pada penderita diabetes. Sensor dihubungkan dengan aplikasi Android yang dikembangkan menggunakan Kotlin, dengan antarmuka dirancang melalui Figma. Data kadar aseton ditampilkan secara real-time dan dilengkapi grafik serta notifikasi hiperglikemia. Pengujian dilakukan dengan simulasi gas sintetis dan dianalisis menggunakan algoritma decision tree, menghasilkan akurasi deteksi sebesar 80% pada sepuluh responden. Sistem ini efektif untuk skrining awal, namun belum menggantikan diagnosis medis profesional. Pengembangan lebih lanjut dan validasi klinis skala besar masih diperlukan.
dc.identifier.citationAPA
dc.identifier.kodeprodiKODEPRODI30402#INSTRUMENTASI
dc.identifier.nidnNIDN0004038905
dc.identifier.nidnNIDN0011089306
dc.identifier.nimNIM3232211014
dc.identifier.urihttps://repository.polibatam.ac.id//handle/PL29/4529
dc.language.isoother
dc.publisherPoliteknik Negeri Batam
dc.subjectDiabetes tipe 1
dc.subjectdeteksi napas
dc.subjectsensor MOS
dc.subjectaseton
dc.subjectaplikasi Android
dc.subjectskrining
dc.subjectnon-invasif.
dc.titleSensor Pendeteksi Diabetes tipe 1 dari Hembusan Nafas
dc.typeBook

Files

Original bundle

Now showing 1 - 3 of 3
Loading...
Thumbnail Image
Name:
3232211014_Sensor Pendeteksi Diabetes tipe 1 dari Hembusan Nafas.pdf
Size:
1.86 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Diabetes Mellitus Tipe 1 merupakan penyakit autoimun kronis yang menyebabkan pankreas tidak mampu memproduksi insulin. Tanpa insulin, glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel untuk digunakan sebagai energi, sehingga tubuh memecah lemak melalui proses ketogenesis. Proses ini menghasilkan badan keton, salah satunya aseton, yang dapat terdeteksi dalam hembusan napas. Metode pemeriksaan konvensional menggunakan tes darah (finger-prick) bersifat invasif, menimbulkan rasa tidak nyaman, dan memerlukan alat habis pakai. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan metode non-invasif berbasis analisis napas, dengan mendeteksi kadar aseton sebagai indikator metabolik tidak langsung dari kondisi diabetes tipe 1. Penelitian ini tidak bertujuan menggantikan diagnosis medis, melainkan sebagai alat skrining awal (early screening tool).
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Lembar_Pengesahan.pdf
Size:
92.39 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Borang_Publikasi (15).pdf
Size:
194.65 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: