Studi Perbandingan Holding Time 1 Jam Dan 3 Jam Dengan Proses Stress Relieving Terhadap Nilai Kekerasan Pada Dissimilar Weld Material API 5L X65 dan ASTM A36

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
6Viewes
0Downloaded
6Accessed per month
1Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Muharram, Muhammad Rahmat

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Pengelasan logam berbeda (dissimilar welding) antara API 5L X65 dan ASTM A36 berisiko menimbulkan tegangan sisa yang tinggi dan pengerasan lokal di area Heat Affected Zone (HAZ). Jika tidak ditangani, nilai kekerasannya dapat melampaui batas aman standar kualifikasi NACE MR0175 (250 HV). Penelitian kuantitatif eksperimental di PT. P ini bertujuan mengevaluasi pengaruh Post Weld Heat Treatment (PWHT) jenis stress relieving pada suhu 600°C - 620°C dengan variasi holding time 1 jam dan 3 jam terhadap nilai kekerasan Vickers sambungan las fillet joint. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada kondisi tanpa perlakuan panas (Non-PWHT), area HAZ API 5L X65 memiliki nilai kekerasan tertinggi sebesar 253 HV (puncak 260 HV), sehingga tidak memenuhi standar keberterimaan. Setelah diterapkan PWHT dengan holding time 1 jam, kekerasan HAZ API 5L X65 berhasil diturunkan menjadi 245 HV, namun nilainya masih dianggap kritis karena mendekati batas maksimal standar. Sementara itu, perpanjangan durasi holding time menjadi 3 jam memberikan hasil yang jauh lebih optimal, di mana kekerasan HAZ API 5L X65 mereduksi secara optimal hingga mencapai 228 HV. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa holding time selama 3 jam merupakan parameter perlakuan panas yang paling efektif dalam menurunkan nilai kekerasan dan menghasilkan distribusi tegangan yang lebih homogen dan memenuhi standar pada pengujian ini.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By