Analisis Pengoperasian Economizer terhadap Efisiensi Boiler Unit 06 PLTU PT Bintan Alumina Indonesia
| dc.contributor.advisor | Kurniawan, Robi | |
| dc.contributor.author | Ripani, Muhammad Eko | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-24T08:42:43Z | |
| dc.date.issued | 2026-07-22 | |
| dc.description.abstract | Kebutuhan energi listrik yang terus meningkat membuat pembangkit listrik harus beroperasi secara efisien. Pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), boiler merupakan komponen utama yang berperan dalam proses konversi energi panas menjadi energi uap. Salah satu upaya untuk meningkatkan efisiensi boiler adalah dengan memanfaatkan panas gas buang melalui economizer guna memanaskan air umpan sebelum masuk ke boiler. Namun, kinerja economizer dapat menurun akibat fouling yang menghambat proses perpindahan panas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara suhu air umpan dan penggunaan bahan bakar batu bara terhadap efisiensi boiler pada kondisi economizer normal, tanpa economizer, dan economizer yang mengalami fouling. Penelitian ini juga membandingkan nilai efisiensi boiler pada ketiga kondisi operasi tersebut. Penelitian dilakukan pada Boiler Unit 06 PLTU PT Bintan Alumina Indonesia dengan menggunakan data operasi yang diperoleh dari Distributed Control System (DCS) selama periode 1–28 Februari 2026. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan perhitungan efisiensi boiler menggunakan metode langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu air umpan, semakin tinggi efisiensi boiler yang dihasilkan. Pada kondisi tanpa economizer, efisiensi boiler menjadi yang paling rendah, yaitu sekitar 68– 78% dengan suhu 212–220°C. Ketika terjadi fouling pada economizer, efisiensi boiler menurun menjadi sekitar 80–83% dengan rentang suhu 281–285°C. Sementara itu, pada kondisi economizer normal, suhu air umpan berada pada kisaran 288–291°C dengan efisiensi boiler sebesar 88–91%. Dari sisi penggunaan bahan bakar, konsumsi batu bara cenderung meningkat ketika efisiensi boiler menurun. Kondisi economizer normal menunjukkan konsumsi bahan bakar yang paling rendah dibandingkan kondisi fouling maupun tanpa economizer. Penggunaan economizer yang beroperasi dalam kondisi normal mampu menghasilkan efisiensi boiler yang paling tinggi. Hal ini karena economizer dapat meningkatkan suhu air umpan sehingga kebutuhan bahan bakar batu bara menjadi lebih rendah dibandingkan kondisi fouling maupun tanpa economizer. | |
| dc.identifier.citation | IEEE | |
| dc.identifier.kodeprodi | KODEPRODI21309#Teknologi Rekayasa Pembangkit Energi | |
| dc.identifier.nidk | NUPTK8442776677130183 | |
| dc.identifier.nim | NIM4232201009 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.polibatam.ac.id//handle/PL29/5891 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Politeknik Negeri Batam | |
| dc.subject | Efisiensi boiler | |
| dc.subject | economizer | |
| dc.subject | fouling | |
| dc.title | Analisis Pengoperasian Economizer terhadap Efisiensi Boiler Unit 06 PLTU PT Bintan Alumina Indonesia | |
| dc.type | Article |
Files
Original bundle
1 - 3 of 3
Loading...
- Name:
- Borang_Publikasi.pdf
- Size:
- 204.95 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- Lembar_Pengesahan.pdf
- Size:
- 106.55 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 4232201009_Article.pdf
- Size:
- 1.92 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed upon to submission
- Description:
