Implementasi dan Analisis Automated Testing dalam Pipeline CI pada Aplikasi Supply Chain Management PT XYZ

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
9Viewes
0Downloaded
9Accessed per month
1Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Julianti, Stefanny

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Dalam era transformasi digital, kebutuhan terhadap perangkat lunak yang andal dan berkualitas tinggi menjadi semakin penting. Continuous Integration (CI) dan automated testing merupakan praktik utama dalam pengembangan perangkat lunak modern yang berperan untuk memastikan stabilitas sistem serta mempercepat proses deteksi kesalahan. Namun, di lingkungan industri manufaktur, penerapan pengujian otomatis masih terbatas, termasuk pada sistem Supply Chain Management (SCM) berbasis web milik PT XYZ. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan automated testing pada modul Master Data dan modul ProductionPlan aplikasi SCM PT XYZ berbasis Laravel, serta menganalisis hubungan antara kompleksitas kode, jumlah test case, dan code coverage yang dihasilkan. Metode pengembangan yang digunakan adalah Software Testing Life Cycle (STLC) dengan pendekatan analisis deskriptif kuantitatif. Pengujian otomatis diimplementasikan menggunakan PHPUnit untuk unit testing dan feature testing, serta Laravel Dusk untuk UI testing, dan diintegrasikan ke dalam pipeline CI Jenkins dengan mekanisme trigger otomatis melalui webhook dari Azure DevOps. Hasil implementasi menunjukkan total 391 test case pada modul Master Data dan 429 test case pada modul ProductionPlan, dengan seluruh test case berstatus passed. Hasil analisis PHPMetrics menunjukkan modul ProductionPlan memiliki rata-rata Cyclomatic complexity (CC) sebesar 5,97, lebih tinggi dibandingkan modul Master Data dengan rata-rata CC 3,51. Kompleksitas yang lebih tinggi pada modul ProductionPlan terbukti berdampak pada kebutuhan jumlah test case yang lebih banyak dan waktu eksekusi yang lebih panjang. Meskipun demikian, kedua modul berhasil mencapai code coverage yang sangat tinggi, dengan unit test mencapai 99,65% dan feature test mencapai 98,11% pada modul ProductionPlan, membuktikan bahwa strategi automated testing yang diterapkan mampu menangani kompleksitas kode dengan efektif.

Description

Keywords

Citation

IEEE

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By