Alat Pemotong Kerupuk Berbasis PLC Outseal Untuk UMKM di Kabupaten Lingga Menggunakan Metode State Machine

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
3Viewes
0Downloaded
3Accessed per month
2Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Della Desriana Eka Putri, Syarifah

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negri Batam

Abstract

Proses pemotongan kerupuk di UMKM Kabupaten Lingga masih dilakukan secara manual, yang mengakibatkan ketebalan potongan tidak merata, membutuhkan partisipasi operator secara terus-menerus, dan membatasi tingkat produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan perangkat pemotong kerupuk menggunakan PLC Outseal dengan metode Finite State Machine (FSM) guna mengatur urutan kerja sistem secara teratur. Sistem terdiri dari PLC Outseal sebagai pengendali utama, sensor proximity/IR, saklar limit, relay, motor AC, dan motor DC. Uji coba dilaksanakan pada setiap keadaan dan transisi FSM serta kinerja pemotongan adonan kerupuk melalui 4 kali trial. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua state dan transisi sistem berfungsi sesuai dengan logika yang direncanakan dengan tingkat keberhasilan 100%. Pada uji pemotongan dengan total adonan awal 460 gram, alat mampu menghasilkan 78 potongan dengan berat total 80 gram, sehingga mekanisme pemotongan dapat beroperasi. Akan tetapi, alat itu belum diimplementasikan pada UMKM karena mekanisme pemotongan masih memerlukan tenaga manual, motor AC memerlukan bantuan rotasi manual saat awal penggunaan, dan ketajaman pisau belum mencapai optimal. Sistem kendali berbasis PLC Outseal menggunakan metode FSM dapat menjalankan urutan operasi sesuai desain, namun kinerja mekanis dan tingkat otomatisasi alat masih perlu ditingkatkan. Perbaikan mekanisme pemotongan, pemeliharaan atau penggantian mata pisau secara rutin, serta peningkatan sistem penggerak diperlukan agar alat dapat digunakan secara efisien dan terpercaya pada UMKM.

Description

Citation

IEEE

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By