0Viewes
Pengembangan Sistem Penyiram Tanaman Otomatis Berbasis Arduino UNO Menggunakan Soil Moisture Sensor dan Real Time Clock
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
0Accessed per month
0Countries
Statistic not available yet or restricted.
Loading...
Date
Authors
Silitonga, Oky Wahyu Panurirang
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem
penyiraman tanaman otomatis berbasis Arduino Uno yang mampu bekerja secara
efisien dan terjadwal. Sistem dikembangkan untuk mengatasi permasalahan
penyiraman manual yang sering tidak teratur dan menyebabkan pemborosan air.
Sistem menggunakan soil moisture sensor untuk mendeteksi tingkat kelembaban
tanah serta modul Real Time Clock (RTC) DS1307 untuk mengatur jadwal
penyiraman otomatis. Pompa air akan aktif ketika nilai kelembaban tanah berada
di bawah batas minimum yaitu 30%, dan pompa akan berhenti ketika kelembaban
tanah telah mencapai batas maksimum yaitu 80%. Batas kelembaban tersebut
digunakan sebagai parameter kontrol sistem untuk menjaga kondisi tanah tetap
dalam keadaan lembab.Berdasarkan hasil pengujian, Berdasarkan hasil kalibrasi
yang ditunjukkan pada table 6, kondisi tanah diklasifikasikan menjadi lima kategori,
yaitu Sangat Kering (0%), Kering (25%), Normal (50%), Basah (75%), dan Sangat
Basah (100%). Klasifikasi tersebut diperoleh dari hasil pengukuran menggunakan
Soil Survey Instrument yang kemudian dijadikan acuan dalam menginterpretasikan
pembacaan Soil Moisture Sensor.dengan tingkat error rata-rata sebesar ±3–5%.
Selain itu, penggunaan sistem otomatis mampu menghemat penggunaan air hingga
29% dibandingkan metode penyiraman manual. Pengujian modul RTC DS1307
menunjukkan tingkat error waktu yang kecil, yaitu sekitar 0,05%–0,2%, sehingga
sistem mampu melakukan penyiraman sesuai jadwal yang telah ditentukan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa sistem penyiraman tanaman otomatis berbasis
Arduino Uno dapat bekerja dengan baik, efektif, dan efisien dalam menjaga
kelembaban tanah serta mengurangi penggunaan air secara berlebihan. Sistem ini
juga memberikan kemudahan bagi pengguna, khususnya petani skala kecil maupun
masyarakat perkotaan, dalam melakukan perawatan tanaman secara otomatis dan
lebih praktis.
Description
Citation
IEEE
