Analisis Korosi Inconel 625 pada Hasil Pengelasan Weld Overlay Menggunakan Metode Manual Welding dan Mechanized Welding Pada Pipa

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
0Viewes
0Downloaded
0Accessed per month
0Countries

Statistic not available yet or restricted.

Abstract

Korosi merupakan salah satu penyebab utama kerusakan pada pipa baja di industri minyak dan gas yang dapat menurunkan umur pakai serta meningkatkan biaya perawatan. Salah satu metode yang digunakan untuk memperbaiki area yang mengalami kerusakan akibat korosi adalah repair weld overlay menggunakan logam pengisi Inconel 625. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan ketahanan korosi hasil repair weld overlay menggunakan metode manual welding dan mechanized welding pada pipa API 5L X65. Penelitian diawali dengan proses repair weld overlay menggunakan logam pengisi ERNiCrMo-3 (Inconel 625) dengan dua metode pengelasan, yaitu manual welding dan mechanized welding. Selanjutnya, spesimen diuji menggunakan metode immersion test berdasarkan standar ASTM G28-24 selama 120 jam dalam larutan ferric sulfate–sulfuric acid. Setelah pengujian selesai, dilakukan pengukuran kehilangan massa (weight loss) untuk menghitung nilai laju korosi (corrosion rate). Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesimen hasil manual welding mengalami kehilangan massa sebesar 0,0274 g dengan laju korosi sebesar 0,147 mm/tahun, sedangkan spesimen hasil mechanized welding mengalami kehilangan massa sebesar 0,0140 g dengan laju korosi sebesar 0,074 mm/tahun. Berdasarkan hasil perhitungan, metode mechanized welding mampu menurunkan laju korosi sebesar 49,66% dibandingkan metode manual welding. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode mechanized welding memberikan ketahanan korosi yang lebih baik dibandingkan metode manual welding pada kondisi pengujian penelitian ini.

Description

Tugas Akhir, Lembar Pengesahan Tugas Akhir dan Publikasi Mahasiswa

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By