3Viewes
Analisis Tingkat Kesadaran Forensik Digital Pada Mahasiswa Rekayasa Keamanan Siber (RKS) Di Politeknik Negeri Batam
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
3Accessed per month
1Countries
Loading...
Date
Authors
Fahruddin, Fahri Wal
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Forensik digital berperan penting dalam mengungkap kronologi, sumber, dan dampak insiden keamanan siber secara sistematis, namun keberhasilan investigasi tersebut sangat bergantung pada kesadaran individu yang menangani bukti digital, bukan semata-mata pada prosedur teknis. Penelitian ini menganalisis tingkat kesadaran forensik digital pada mahasiswa Program Studi Rekayasa Keamanan Siber (RKS) Politeknik Negeri Batam dengan mengintegrasikan pendekatan Knowledge, Attitude, and Behavior (KAB) dan empat tahapan ISO/IEC 27037, yaitu Identification, Collection, Acquisition, dan Preservation. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif,
dengan data dikumpulkan dari 68 mahasiswa aktif melalui kuesioner daring sebanyak 24 butir pernyataan yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen diuji validitasnya menggunakan korelasi Pearson Product Moment dan diuji reliabilitasnya menggunakan Alpha Cronbach, yang keduanya menunjukkan bahwa seluruh butir valid dan sangat reliabel 0,934. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata kesadaran forensik digital secara keseluruhan sebesar 3,629, tergolong kategori sangat tinggi. Pada tingkat indikator, Collection memperoleh skor tertinggi 3,647, diikuti Preservation 3,645, Identification 3,640, dan Acquisition 3,583 sebagai skor relatif terendah. Pada tingkat dimensi, Attitude memperoleh skor tertinggi 3,746, diikuti Behavior 3,610 dan Knowledge 3,529. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa RKS telah memahami, menilai penting, dan menerapkan penanganan bukti digital sesuai ISO/IEC 27037, meskipun pengetahuan
teoretis, khususnya pada tahapan Acquisition, masih memerlukan penguatan dalam kurikulum program studi
Description
Citation
IEEE
