0Viewes
Sistem Monitoring Level Bahan Bakar Pada Kapal Berbasis Internet of Thing (Iot) Dengan Programmable Logic Controller (PLC) Dan Human Machine Interface (HMI)
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
0Accessed per month
0Countries
Statistic not available yet or restricted.
Loading...
Date
Authors
Panjaitan, Frans Pande Bhakti Paruntungan
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
POLITEKNIK NEGERI BATAM
Abstract
Efisiensi dan keamanan operasional kapal sangat dipengaruhi oleh
pengelolaan bahan bakar yang akurat dan berkelanjutan. Metode pengukuran
level bahan bakar secara manual (sounding) yang masih banyak digunakan
memiliki beberapa kelemahan, seperti rentan terhadap kesalahan pembacaan
(human error), membutuhkan waktu yang relatif lama, serta tidak mendukung
pemantauan data secara real-time dari lokasi yang berbeda. Oleh karena itu,
penelitian ini telah mengembangkan sistem monitoring level bahan bakar pada
kapal berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan Programmable Logic
Controller (PLC) Mitsubishi FX3U-24MR dan Human Machine Interface (HMI)
Haiwell B7H-W Sensor tekanan digunakan untuk mendeteksi tinggi permukaan
bahan bakar yang selanjutnya dikonversi menjadi nilai level dan volume tangki.
Selain itu, sistem dilengkapii dengan fitur alarm untuk memberikan peringatan
ketika level bahan bakar mencapai batas minimum maupun maksimum yang telah
ditentukan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor tekanan memiliki
karakteristik linear yang sangat baik dengan nilai koefisien determinasi (R²)
sebesar 0,9999, sehingga mampu memberikan hasil pengukuran yang stabil dan
presisi. Proses kalibrasi scaling pada PLC berhasil menurunkan error pembacaan
level dari sekitar ±1,2 cm menjadi sekitar ±0,1 cm, bahkan mencapai 0 cm pada
beberapa titik pengujian. Sistem juga mampu menampilkan data level dan volume
bahan bakar secara real-time pada HMI, mengirimkan data ke Haiwell Cloud
secara stabil, menjalankan fungsi alarm low level dan high level sesuai batas yang
telah ditentukan, serta menerapkan pembatasan hak akses pengguna sehingga
hanya administrator yang dapat mengubah parameter sistem. Berdasarkan hasil
tersebut, sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan akurasi monitoring
level bahan bakar, mengurangi potensi kesalahan pembacaan secara manual,
serta mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih cepat dan efektif bagi
kru kapal maupun manajemen darat.
Description
Citation
IEEE
