Analisis Kebocoran Sistem Generator Cooling Water Pada Rotor di PLTU Bengkayang Kalimantan Barat Menggunakan Metode RCFA Dan FMEA
| dc.contributor.advisor | Yusiran | |
| dc.contributor.author | siregar, Richard fernando | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-21T02:12:57Z | |
| dc.date.issued | 2026-04-01 | |
| dc.description.abstract | Kebocoran pada sistem Generator Cooling water (GCW) rotor generator di PLTU Bengkayang terdeteksi pada fase start-up setelah pelaksanaan kegiatan overhaul. Kondisi ini mengindikasikan adanya potensi ketidaksesuaian pada komponen sistem pendingin atau proses perakitan yang tidak teridentifikasi pada tahap inspeksi awal. Kebocoran pada sistem pendingin rotor merupakan permasalahan penting karena dapat mempengaruhi kestabilan temperatur rotor, menurunkan keandalan generator, serta berpotensi mengganggu kontinuitas operasi pembangkit listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab kebocoran pada sistem pendingin rotor generator serta menentukan prioritas risiko kegagalan komponen melalui pendekatan analisis kegagalan. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi lapangan, inspeksi visual komponen, pengujian hidrostatik (hydrotest), serta pengumpulan data melalui kuesioner yang disusun berdasarkan parameter Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Analisis dilakukan menggunakan pendekatan Root Cause Failure Analysis(RCFA) untuk menelusuri hubungan sebab akibat kegagalan, serta FMEA untuk mengevaluasi tingkat risiko melalui perhitungan Risk Priority Number(RPN). Hasil analisis RCFA menunjukkan bahwa kebocoran disebabkan oleh penurunan kondisi seal rotor yang tidak lagi mampu mempertahankan kerapatan sistem pendingin saat unit mulai beroperasi. Analisis FMEA menunjukkan bahwa komponen seal rotor dan sambungan pipa pendingin memiliki nilai RPN tertinggi sebesar 210 dengan kategori risiko tinggi sehingga memerlukan prioritas utama dalam kegiatan inspeksi dan pemeliharaan. Penerapan metode RCFA dan FMEA secara terpadu terbukti efektif dalam mengidentifikasi akar penyebab kegagalan serta menentukan prioritas penanganan berbasis tingkat risiko guna meningkatkan keandalan sistem pendingin rotor generator pada unit pembangkit. | |
| dc.description.sponsorship | POLITEKNIK NEGRI BATAM & PLN indonesia power UBP SINGKAWANG PLTU bengkayang | |
| dc.identifier.kodeprodi | KODEPRODI9999#Teknik_Teknologi rekayasa pembangkit energi | |
| dc.identifier.nidn | NIDN0001019604 | |
| dc.identifier.nim | NIM4232211009 | |
| dc.identifier.uri | https://repository.polibatam.ac.id//handle/PL29/5525 | |
| dc.publisher | Politeknik Negeri Batam | |
| dc.subject | FMEA | |
| dc.subject | kebocoran sistem pendingin | |
| dc.subject | PLTU | |
| dc.subject | RCFA | |
| dc.subject | rotor generator | |
| dc.subject | sistem pendingin rotor generator. | |
| dc.title | Analisis Kebocoran Sistem Generator Cooling Water Pada Rotor di PLTU Bengkayang Kalimantan Barat Menggunakan Metode RCFA Dan FMEA | |
| dc.title.alternative | - | |
| dc.type | Book |
Files
Original bundle
1 - 3 of 3
Loading...
- Name:
- Borang Publikasi ilmiah_Richard fernando siregar 4232211009.pdf
- Size:
- 188.73 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 2026_BUKU TUGAS AKHIR _RICHARD FERNANDO SIREGAR.4232211009.,, (1).docx
- Size:
- 4.42 MB
- Format:
- Microsoft Word XML
Loading...
- Name:
- lembar pengesahan .pdf
- Size:
- 98.16 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed upon to submission
- Description:
