3Viewes
Pengaruh Pengoperasian Desuperheater terhadap Efisiensi Termal Sistem Boiler Unit 03 di PT. Bintan Alumina Indonesia
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
3Accessed per month
1Countries
Loading...
Date
Authors
Abdillah, Farid Aqil
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Desuperheater merupakan komponen penting pada sistem Boiler Unit 03 PT. Bintan Alumina Indonesia yang berfungsi mengendalikan temperatur uap superheated agar tetap berada pada kondisi operasi yang aman dan stabil. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengoperasian desuperheater terhadap temperatur uap outlet, mengevaluasi efektivitas termal pada berbagai kondisi operasi uap, serta menganalisis pengaruh beban boiler dan laju aliran air injeksi terhadap penurunan temperatur uap. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data operasional Distributed Control System (DCS) selama satu bulan. Analisis dilakukan melalui perhitungan neraca massa dan energi, penentuan efektivitas termal menggunakan steam table, serta analisis korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun temperatur uap inlet berfluktuasi pada kisaran 542–549°C, desuperheater mampu mempertahankan temperatur uap outlet tetap stabil pada kisaran 538,5–539,0°C melalui penyesuaian laju aliran air injeksi. Nilai efektivitas termal rata-rata yang diperoleh sebesar 64%, dengan hubungan positif yang sangat kuat antara laju alir uap masuk dan efektivitas termal (r = 0,918). Selain itu, peningkatan beban boiler dari 21–27 MW dan laju aliran air injeksi 49–63 Kg/s meningkatkan kemampuan perpindahan panas sehingga proses penurunan temperatur berlangsung lebih efektif. Namun, efektivitas tidak mencapai 100% karena dipengaruhi oleh karakteristik atomisasi nozzle, waktu kontak (residence time), rugi-rugi perpindahan panas, serta strategi pengendalian untuk mencegah overcooling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengoperasian desuperheater mampu menjaga kestabilan temperatur uap, meningkatkan efektivitas pendinginan, dan mendukung keandalan operasi Boiler Unit 03.
Description
Desuperheater secara teknis berfungsi sebagai alat kontrol termal yang menyuntikkan air pendingin ke dalam aliran uap Superheated, sehingga menghasilkan uap pada suhu outlet yang stabil dan sesuai dengan set point yang telah ditentukan. Proses ini tidak hanya menjaga integritas peralatan hilir tetapi juga memastikan konsistensi kualitas proses produksi alumina, yang sangat sensitif terhadap variasi suhu. Dengan demikian, Desuperheater berkontribusi langsung pada efisiensi termodinamika keseluruhan sistem, mengurangi pemborosan energi, dan mencegah fluktuasi yang dapat mengganggu operasi harian. Namun, Ketidak optimalan kinerja ini menurunkan keandalan sistem, meningkatkan risiko kerusakan material pada peralatan hilir, serta menyebabkan pemborosan energi dan biaya perawatan. Fluktuasi suhu uap memicu stres termal berulang pada piping sehingga memperpendek umur peralatan, sementara penggunaan air pendingin berlebih menurunkan kualitas uap dan berpotensi mengganggu proses ekstraksi alumina.
Citation
IEEE
