Rancang Bangun Sistem Pengeringan Lem Particle board Berbasis Fuzzy Logic Dengan Sensor Suhu Dan Kelembapan

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
1Viewes
0Downloaded
1Accessed per month
1Countries

Abstract

Proses pengeringan lem pada particle board merupakan tahapan penting dalam industri furnitur karena memengaruhi kekuatan rekat dan kualitas produk. Pengeringan secara konvensional umumnya menggunakan pengaturan tetap sehingga suhu ruang pengering kurang stabil dan berpotensi menghasilkan pengeringan yang tidak merata. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem pengering lem berbasis Arduino Uno dengan metode Fuzzy Logic untuk mengendalikan suhu ruang pengering secara adaptif berdasarkan masukan sensor DHT22. Sistem yang dikembangkan terdiri atas sensor suhu dan kelembapan DHT22, elemen pemanas, kipas DC sebagai aktuator, serta algoritma Fuzzy Logic tipe Mamdani. Pengujian dilakukan melalui kalibrasi sensor serta perbandingan kinerja sistem Fuzzy Logic dengan metode konvensional pada durasi pengeringan 15, 30, dan 45 menit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor DHT22 memiliki rata-rata kesalahan sebesar 0,39%. Sistem Fuzzy Logic mampu mempertahankan suhu ruang pengering pada kisaran 40°C dengan kelembapan akhir mencapai 58% melalui pengaturan kecepatan kipas secara adaptif. Dibandingkan metode konvensional, sistem yang dikembangkan menghasilkan proses pengeringan yang lebih stabil dan merata. Pada durasi 45 menit, lem berhasil mengering secara maksimal tanpa menimbulkan kerutan pada permukaan particle board, sedangkan metode konvensional masih menghasilkan pengeringan yang kurang merata. Dengan demikian, penerapan Fuzzy Logic terbukti mampu meningkatkan efektivitas proses pengeringan serta kualitas hasil dibandingkan metode pengeringan konvensional.

Description

Citation

IEEE

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By