Optimalisasi Monitoring Infrastruktur Jaringan Berbasis Otomatisasi PRTG Terintegrasi WhatsApp: Studi Kasus PT. Solnet Indonesia

dc.contributor.advisorHaikal, Antoni
dc.contributor.authorPrayoga, M.Kelvin
dc.date.accessioned2026-08-18T07:06:01Z
dc.date.issued2026-07-22
dc.description.abstractInfrastruktur jaringan merupakan komponen vital bagi operasional perusahaan penyedia jasa internet (Internet Service Provider/ISP), sehingga keterlambatan deteksi gangguan berdampak langsung pada kualitas layanan dan tingkat kepuasan pelanggan. PT. Solnet Indonesia saat ini telah memanfaatkan Paessler Router Traffic Grapher (PRTG) sebagai perangkat utama pemantauan jaringan, namun mekanisme notifikasi yang masih bergantung pada media surel menyebabkan keterlambatan respons dengan median sekitar 7 menit pada jam kerja dan mencapai puluhan menit hingga beberapa jam pada jam non-kerja. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan sistem pemantauan infrastruktur jaringan melalui otomatisasi PRTG yang diintegrasikan dengan aplikasi WhatsApp menggunakan layanan Fonnte WhatsApp Gateway sebagai kanal notifikasi real-time. Metode pengembangan yang digunakan adalah Prototyping, dengan arsitektur berlapis yang menghubungkan PRTG Core Server sebagai monitoring layer, skrip PowerShell (prtg_notifier.ps1) sebagai integration layer, serta Fonnte API sebagai delivery layer menuju perangkat WhatsApp administrator. Sistem diuji pada 100 host pelanggan dengan total 200 sensor aktif (Ping ICMP dan SNMP Traffic) melalui tiga kategori pengujian, yaitu pengujian fungsional, performa, dan keandalan, serta dilengkapi pengujian skenario kegagalan layanan gateway. Pengukuran menggabungkan observasi natural terhadap notifikasi produksi (n = 307-472 sampel), pengukuran terkontrol pada komponen dekomposisi (n = 30), serta wawancara terstruktur dengan tim NOC sebagai pembanding sistem lama. Indikator keberhasilan yang ditetapkan meliputi success rate notifikasi ≥ 99%, response time end-to-end ≤ 30 detik, service availability ≥ 99%, serta message loss rate ≤ 0,5%. Hasil penelitian menunjukkan sistem usulan mencapai response time end-to-end 6,0 detik, success rate 100%, service availability 99,93%, dan message loss 0%. Berdasarkan wawancara terstruktur dengan tim NOC, sistem baru memangkas waktu respons sekitar 70 kali pada jam kerja dan lebih dari 423 kali pada jam non-kerja dibandingkan mekanisme notifikasi konvensional berbasis surel, sekaligus memberikan kontribusi praktis bagi perusahaan ISP dalam membangun sistem pemantauan jaringan yang lebih responsif dan efisien.
dc.identifier.citationAPA7
dc.identifier.kodeprodiKODEPRODI57302#Rekayasa Keamanan Siber
dc.identifier.nidnNIDN8942560023
dc.identifier.nimNIM4332201020
dc.identifier.urihttps://repository.polibatam.ac.id//handle/PL29/5215
dc.publisherPoliteknik Negeri Batam
dc.subjectPemantauan Jaringan
dc.subjectPRTG
dc.subjectWhatsApp Gateway
dc.subjectFonnte
dc.subjectOtomatisasi Notifikasi
dc.titleOptimalisasi Monitoring Infrastruktur Jaringan Berbasis Otomatisasi PRTG Terintegrasi WhatsApp: Studi Kasus PT. Solnet Indonesia
dc.title.alternativeOptimization of Network Infrastructure Monitoring Based on PRTG Automation Integrated with WhatsApp: A Case Study of PT. Solnet Indonesia
dc.typeArticle

Files

Original bundle

Now showing 1 - 3 of 3
Loading...
Thumbnail Image
Name:
4332201020_Article.pdf
Size:
1005.69 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Full Page Artikel
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Lembar_Pengesahan.pdf
Size:
134.35 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Lembar Pengesahan
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Borang_Publikasi.pdf
Size:
183.54 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Borang Publikasi

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: