ANALISIS HUBUNGAN DEGRADASI LUBE OIL TERHADAP PERUBAHAN SUHU THRUST BEARING PADA TURBIN GAS UNIT 1 DAN 2 PT ENERGI LISTRIK BATAM

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
0Viewes
0Downloaded
0Accessed per month
0Countries

Statistic not available yet or restricted.

Abstract

Sistem pelumasan berperan penting dalam menjaga keandalan Thrust Bearing pada turbin gas melalui pembentukan film pelumas dan proses perpindahan panas. Selama operasi, Lube Oil mengalami degradasi yang dapat memengaruhi performa sistem pelumasan dan kondisi termal Bearing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis degradasi Lube Oil serta hubungan degradasi Lube Oil terhadap perubahan suhu Thrust Bearing pada turbin gas unit 1 dan 2 PT Energi Listrik Batam. Penelitian menggunakan metode deskriptif dan korelasional dengan memanfaatkan data hasil uji laboratorium pelumas yang meliputi Rotating Pressure Vessel Oxidation Test (RPVOT), Membrane Patch Colorimetry (MPC), Total Acid Number (TAN), viskositas, dan Water Content, serta data suhu Thrust Bearing yang diperoleh dari Distributed Control System (DCS). Analisis hubungan antarvariabel dilakukan menggunakan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit 2 mengalami degradasi pelumas yang lebih dominan dibandingkan unit 1, ditandai dengan penurunan nilai RPVOT yang lebih signifikan dan nilai MPC yang relatif lebih tinggi. Hasil korelasi menunjukkan bahwa parameter RPVOT memiliki hubungan negatif sedang pada unit 1 (r = -0,57) dan hubungan negatif kuat pada unit 2 (r = -0,72). Parameter MPC menunjukkan hubungan sangat lemah pada unit 1 (r = 0,04) dan hubungan negatif kuat pada unit 2 (r = -0,64). Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi oksidasi pelumas dan pembentukan produk degradasi memiliki keterkaitan yang lebih dominan terhadap perubahan suhu Thrust Bearing dibandingkan parameter TAN, viskositas, dan Water Content.

Description

Citation

IEEE

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By