ANALISA EFISIENSI TOTAL HRSG DAN LOW PRESSURE (LP) HRSG UNIT 1 PADA PLTGU TANJUNG UNCANG

Abstract

Pada PLTGU Tanjung Uncang terdapat 2 unit Turbin Gas dan 2 unit Steam Turbine yang memiliki kapasitas total sebesar 120 MW. Nilai kapasitas peralatan unit pembangkit terus berkurang seiring berjalannya waktu akibat pengoperasian dan pemeliharaan, sehingga menurunkan efisiensi unit pembangkit. Sistem HRSG merupakan salah satu faktor penyebab menurunnya efisiensi unit pembangkit. Banyak masalah yang dihadapi pada HRSG yang disebabkan oleh banyak faktor antara lain penurunan tekanan, perpindahan panas yang tidak efektif, korosi dan pipa-pipa HRSG tejadi penyumbatan (plugging) sehingga menyebabkan kecilnya nilai laju bahan bakar pada turbin gas. Efisiensi termal pada HRSG adalah melihat seberapa optimal kemampuan pemaanfaatan panas untuk menghasilkan uap pada suhu dan tekanan yang diminta. Metode perhitungan yang dilakukan adalah menggunakan program aplikasi termodinamika dan menggunakan table steam dalam mencari parameter nilai entalpi. Hasil penelitian efisiensi LP HRSG terendah didapat pada tanggal 01 Juni 2021 sebelum commissioning dan efisiensi LP HRSG tertinggi didapat pada tanggal 01 Juni 2021 dan 22 Desember 2022 yaitu sebesar 9,11%, serta nilai efisiensi LP HRSG terendah setelah dilakukan commissioning adalah pada tanggal 23 Desember 2022 yaitu 6,46%. Sehingga terdapat penurunan signifikan sekitar 2,65%. Sedangkan saat penelitian pada bulan Agustus 2024 Terjadinya penurunan efisiensi setelah dilakukannya commissioning. hal ini dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya daya keluaran turbin, temperatur keluaran kondenser, dan laju uap tekanan tinggi yang nilainya jauh lebih kecil sehingga mengakibatkan turunnya efisiensi pada HR SG dan LP HRSG. Jika dibandingkan dengan penelitian terakhir pada tahun 2022, terdapat penurunan efisiensi HRSG sekitar 4,84%.

Description

Citation

MENDELEY

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By