14Viewes
ANALISIS PERFORMA SERVER PADA IMPLEMENTASI MIGRASI PROTOKOL HTTP KE HTTPS MENGGUNAKAN NGINX PROXY MANAGER
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
14Accessed per month
1Countries
Loading...
Date
Authors
Habibullah, Fitrah
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Migrasi protokol Hypertext Transfer Protocol (HTTP) ke Hypertext Transfer
Protocol Secure (HTTPS) diperlukan untuk meningkatkan keamanan komunikasi
data melalui enkripsi SSL/TLS. Namun, proses enkripsi berpotensi menambah beban
komputasi yang dapat memengaruhi performa server. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis dampak migrasi HTTP ke HTTPS menggunakan Nginx Proxy
Manager sebagai reverse proxy terhadap performa server. Metode yang digunakan
adalah pendekatan eksperimental kuantitatif dengan membandingkan response time,
throughput, serta penggunaan sumber daya server pada tiga virtual machine. Hasil
pengujian menggunakan Apache Benchmark dilakukan sebanyak dua kali percobaan
dan nilai yang disajikan merupakan rata-rata dari kedua percobaan tersebut, sehingga
hasil yang diperoleh lebih representatif. Hasil tersebut menunjukkan bahwa rata-rata
response time pada VM 1 sebesar 107,60 ms pada HTTP dan 114,38 ms pada
HTTPS, pada VM 2 sebesar 167,81 ms pada HTTP dan 159,89 ms pada HTTPS,
serta pada VM 3 sebesar 143,43 ms pada HTTP dan 167,75 ms pada HTTPS.
Pengujian menggunakan Apache JMeter menunjukkan bahwa nilai throughput pada
VM 1 untuk HTTP sebesar 9,6 request/sec, 4,8 request/sec, dan 5,5 request/sec, serta
HTTPS sebesar 9,4 request/sec, 5,4 request/sec, dan 5,5 request/sec pada skenario
100, 200, dan 300 pengguna. Pada VM 2, throughput HTTP tercatat sebesar 9,3
request/sec, 5,9 request/sec, dan 5,9 request/sec, sedangkan HTTPS sebesar 9,0
request/sec, 6,6 request/sec, dan 6,5 request/sec. Pada VM 3, throughput HTTP
sebesar 8,2 request/sec, 6,1 request/sec, dan 6,3 request/sec, sementara HTTPS
sebesar 9,8 request/sec, 6,5 request/sec, dan 6,4 request/sec, di mana pada beberapa
kondisi HTTPS menunjukkan nilai yang sebanding bahkan lebih tinggi
dibandingkan HTTP. Selain itu, pemantauan performa server menunjukkan bahwa
rata-rata penggunaan CPU pada kondisi HTTP tercatat sebesar 60,75% pada VM 1,
61,50% pada VM 2, dan 61,50% pada VM 3, sedangkan pada kondisi HTTPS
masing-masing sebesar 62,50%, 62,75%, dan 62,75%. Rata-rata penggunaan
memori pada kondisi HTTP tercatat sebesar 1,15 GB pada VM 1, 1,18 GB pada VM
2, dan 1,10 GB pada VM 3, sedangkan pada kondisi HTTPS masing-masing sebesar
1,20 GB pada ketiga virtual machine. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
implementasi HTTPS menggunakan Nginx Proxy Manager mampu meningkatkan
keamanan komunikasi tanpa menimbulkan perbedaan konsumsi sumber daya yang
berarti terhadap performa server.
Description
Citation
IEEE
