9Viewes
Evaluasi Termodinamika dan Perencanaan Mitigasi Endapan Sulfur pada Sistem Gas Bahan Bakar PLTGU Tanjung Uncang
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
9Accessed per month
2Countries
Loading...
Date
Authors
Ramadhani, Suci
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Latar belakang penelitian ini didasarkan pada peran strategis PLTGU Tanjung
Uncang dalam infrastruktur ketenagalistrikan yang keandalan
operasionalnya sangat bergantung pada integritas Fuel Gas System.
Penurunan tekanan gas alam yang signifikan pada Pressure Reducing Valve
(PRV) memicu Efek Joule-Thomson berupa penurunan temperatur drastis
yang berisiko menurunkan kelarutan kontaminan sulfur elemental (S8),
sehingga berpotensi membentuk endapan padat yang menyumbat sistem
instrumen kontrol dan memicu forced outage. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis mekanisme penurunan temperatur gas di PRV secara
kuantitatif, menentukan Indeks Supersaturasi (SSI) sulfur, mengidentifikasi
parameter operasi paling kritis melalui analisis sensitivitas parametrik, serta
merancang kebutuhan beban pemanas (heater duty) sebagai langkah
mitigasi proaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah pemodelan
termodinamika deterministik menggunakan algoritma komputasi isentalpik
flash berbasis persamaan keadaan Peng-Robinson (PR-EoS) yang divalidasi
terhadap data referensi NIST. Hasil simulasi kondisi aktual (baseline)
menunjukkan bahwa ekspansi gas dari 63 bar ke 29 bar pada temperatur
inlet 29,5°C menurunkan temperatur gas sebesar 18,34 K hingga mencapai
temperatur outlet 11,16°C. Meskipun kelarutan sulfur anjlok 27,3 kali lipat,
sistem saat ini diklasifikasikan aman dengan SSI sebesar 0,0602 (jauh di
bawah batas kritis SSI = 1) karena karakteristik pasokan gas aktual berupa
sweet gas (0% H2S). Analisis sensitivitas menyimpulkan bahwa tekanan
outlet memiliki pengaruh lebih dominan daripada temperatur inlet terhadap
penurunan suhu, bahkan kondisi terburuk (Tin=20C, Pout=25bar) masih 7,6
kali lipat dibawah ambang kritis. Variasi parameter operasional ini tidak
mengancam selagi gas masih berupa sweet gas.
Description
Citation
IEEE
