0Viewes
Analisis Perbandingan Algoritma Support Vector Machine dan Random Forest dalam Klasifikasi Jenis Penyakit Malaria pada Citra Darah Manusia Berbasis YOLO 11
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
0Accessed per month
0Countries
Statistic not available yet or restricted.
Loading...
Date
Authors
Fikri, Muhammad
Fatya, Muhammad Rezky
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Malaria merupakan penyakit menular yang masih menjadi permasalahan
kesehatan global, terutama di daerah endemis. Deteksi dini dan klasifikasi jenis
penyakit malaria sangat penting untuk memastikan penanganan yang tepat.
Namun, metode konvensional berbasis analisis mikroskopis oleh tenaga medis
memiliki keterbatasan dalam hal akurasi dan efisiensi. Oleh karena itu, penelitian
ini bertujuan untuk membandingkan kinerja algoritma Support Vector Machine
(SVM) dan Random Forest dalam mengklasifikasikan jenis penyakit malaria
berdasarkan citra darah manusia yang telah dideteksi menggunakan YOLO 11.
Metode yang digunakan terdiri dari beberapa tahap, yaitu pengunduhan dataset
berlabel, preprocessing data melalui augmentasi dan normalisasi citra, serta
pelatihan YOLO 11 untuk mendeteksi parasit malaria. Citra hasil deteksi kemudian
diproses lebih lanjut dengan teknik cropping dan ekstraksi fitur menggunakan
ResNet-50 sebagai model transfer learning. Fitur yang diekstrak digunakan sebagai
input untuk model klasifikasi SVM dan Random Forest, yang kemudian dilatih dan
dievaluasi menggunakan metrik akurasi, presisi, Recall, dan F1-Score. Penelitian ini
diharapkan dapat menentukan algoritma klasifikasi yang lebih optimal dalam
mendeteksi jenis malaria dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi. Untuk
meningkatkan keterjangkauan pengguna, sistem dikembangkan dalam antarmuka
berbasis GUI menggunakan Pyqt5, yang memungkinkan input gambar, deteksi
otomatis, serta visualisasi hasil klasifikasi dan evaluasi model. Dengan pendekatan
ini, penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan sistem pendukung diagnosis
yang lebih cepat dan akurat, sehingga membantu efisiensi dalam identifikasi
malaria.
Description
Citation
IEEE
