4Viewes
Sistem Monitoring dan Kontrol Penyiraman Otomatis Berbasis Internet of Things untuk Kelembapan dan pH Tanah Tanaman Tomat Menggunakan Metode Rule-Based Classification
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
4Accessed per month
1Countries
Loading...
Date
Authors
Simamora, Richard
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Tanaman tomat memerlukan kondisi tanah yang optimal untuk tumbuh dan berproduksi dengan baik, khususnya pada pH tanah sebesar 5,5 - 6,5 dan kelembapan tanah sebesar 60% - 80%. Ketidaksesuaian pH dan kelembapan tanah dapat menghambat penyerapan unsur hara, mengganggu pertumbuhan akar, serta menurunkan produktivitas tanaman tomat. Oleh karena itu, diperlukan sistem pemantauan dan pengendalian kondisi tanah yang mampu bekerja secara real-time dan otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk pengimplementasikan dan menguji sistem monitoring serta kontrol penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IOT) menggunakan metode Rule-Based Classification sebagai dasar pengambilan keputusan. Sistem ini dikembangkan menggunakan sensor soil moisture dan soil pH yang terhubung dengan mikrokontroler ESP32 untuk membaca kondisi tanah secara real-time. Data hasil pengukuran dikirim ke platform Antares dan ditampilkan dalam bentuk nilai numerik, klasifikasi kondisi tanah serta status penyiraman tanah melalui antar mukamuka pengguna. Metode Rule-Based Classification digunakan untuk mengelompokkan pH tanah menjadi kategori asam, netral dan basa serta kelembapan tanah menjadi kategori kering, normal, dan basah. Berdasarkan hasil klasifikasi, sistem mengendalikan pompa air secara otomatis, yaitu pompa aktif selama 5 detik pada kondisi tanah kering dan asam, pompa aktif selama 3 detik pada kondisi pH asam dan kelembapan normal, dan tidak aktif pada kondisi lainnya sesuai aturan yang telah ditetapkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan monitoring kondisi tanah secara real-time, mengklasifikasikan data sensor sesuai aturan, serta mengendalikan penyiraman otomatis dengan baik. Selain itu, hasil kalibrasi menunjukkan rata-rata error sensor sekitar 0,6, sehingga sistem memiliki tingkat akurasi yang baik dalam mendukung proses pemantauan dan penyiraman tanaman tomat secara otomatis.
Description
Tanah merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi pertumbuhan tanaman karena setiap jenis tanaman memiliki kebutuhan kondisi tanah yang berbeda. Tanaman tomat memerlukan pH tanah berkisar 5,5-6,5 dan kelembapan tanah 60%-80% agar penyerapan unsur hara serta pertumbuhan tanaman yang berlangsung secara optimal. Ketidaksesuaian kondisi tersebut dapat menurunkan kualitas dan produktivitas tanaman tomat [1].
Perkembangan teknologi Internet of Things memungkinkan pemantauan kondisi tanah secara real-time menggunakan sensor yang terhubung dengan jaringan internet. Data hasil pengukuran dapat dikirim ke platform Antares sehingga pengguna dapat memantau kondisi tanah dari jarak jauh sekaligus mendukung sistem penyiraman otomatis yang lebih efisien dibandingkan metode konvensional [2].
Beberapa penelitian sebelumnya telah mengembangkan sistem monitoring berbasis IoT untuk mengukur kelembapan dan pH tanah. Namun, sebagian besar penelitian hanya berfokus pada proses monitoring dan pengendalian penyiraman pada satu parameter, sehingga keputusan penyiraman belum mempertimbangkan kondisi tanah secara meyeluruh. Oleh karena itu, diperlukan metode yang mampu mengolah kedua parameter tersebut sebagai dasar pengambilan keputusan penyiraman [3].
Pada penelitian ini diterapkan metode Rule-Based Classification untuk mengklasifikasikan pH tanah menjadi kategori asam, netral,dan basa, serta kelembapan tanah menjadi kategori kering, normal,dan basah. Hasil klasifikasi digunakan sebagai dasar dalam mengendalikan pompa air secara otomatis sesuai aturan yang telah ditetapkan, sehingga penyiraman dapat dilakukan secara tepat berdasarkan kondisi tanah yang terdeteksi [4].
Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan mengimplementasikan sistem monitoring dan kontrol penyiraman otomatis berbasis Internet of Thngs (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 dengan metode Rule-Based Classification. Sistem yang dikembangkan diharapkan mampu melakukan pemantaua kondisi tanah secara real-time, mengklasifikasikan kondisi tanah secara otomatis, serta mengendalikan penyiraman sesuai kebutuhan tanaman tomat sehingga dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan budidaya tanaman [5].
