9Viewes
Klasifikasi Kanker Kulit Menggunakan Metode VGG-19
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
9Accessed per month
4Countries
Loading...
Date
Authors
Jannah, Eiffel Twins Raudatul
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Kanker kulit merupakan pertumbuhan yang berlebihan pada jaringan kulit
yang mengenai beberapa atau seluruh lapisan kulit dan memerlukan diagnosis
yang akurat untuk penanganan yang efektif. Identifikasi yang dilakukan oleh
dokter dermatologi untuk mendiagnosa kanker kulit adalah dengan metode
biopsi, dimana metode biopsi adalah pengambilan sampel jaringan kulit untuk
diperiksa di laboratorium, aktifitas ini dapat membuat luka pada pasien,
memerlukan biaya yang mahal, serta memerlukan keahlian yang khusus dan dapat
memakan waktu yang cukup lama. Oleh sebab itu, dibutuhkan sistem yang dapat
membantu mendiagnosis kanker kulit secara cepat. Peneliti mengusulkan sebuah
metode untuk membantu para dokter dermatologi dalam mendiagnosis kanker
kulit secara otomatis menggunakan pendekeatan Convolutional Neural Network
(CNN) dengan arsitektur VGG-19. Model ini dilatih untuk mengenali serta
mengklasifikasikan delapan jenis kanker kulit, yaitu Basal Cell Carcinoma,
Squamous Cell Carcinoma, Melanoma, Actinic Keratoses, Benign Keratosis-like
Lesions, Dermatofibroma, Melanocytic Nevi, dan Pigmented Benign Keratosis,
serta satu kategori kulit sehat (Healthy Skin), berdasarkan citra kulit yang
diperoleh dari pemeriksaan klinis atau dermatoskopi. VGG-19 memiliki kedalaman
jaringan yang lebih kompleks dibandingkan pendahulunya, sehingga mampu
mengekstraksi fitur dengan lebih baik. Dataset yang digunakan mencakup 23.688
gambar citra kulit yang telah dikategorikan berdasarkan jenis penyakitnya. Hasil
yang diperoleh dari penelitian ini mencapai akurasi pelatihan sebesar 97,41%
dengan loss sebesar 0,0759. Selain itu, penelitian ini melakukan dua skenario
pengujian, pengujian dengan data uji secara otomatis setelah proses pelatihan
(data besar dan tidak seimbang) mencapai akurasi sebesar 96,69% dengan rata
rata presisi 97,1%, recall 95,6%, dan F1-Score 96,22%, sementara pengujian
menggunakan data uji melalui GUI mencapai akurasi sebesar 93,89% dengan rata
rata presisi 95,35%, recall 92,8%, dan F1-Score 93,9%.
Description
Keywords
Citation
iEEE
