Artikel Ilmiah

Permanent URI for this communityhttps://repository.polibatam.ac.id/handle/PL029/1742

Browse

Search Results

Now showing 1 - 10 of 1370
  • Item
    MINAT BERKARIR MAHASISWI DI BIDANG ENGINEERING
    (2025-02-07) Junitri, Fira; Wahyu Hati, Shinta
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi, pengetahuan, dan persepsi terhadap minat berkarir dibidang engineering dengan fokus terhadap mahasiswi Politeknik Negeri Batam jurusan Teknik Elektro dan Teknik Mesin. Studi ini menerapkan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Penelitian ini berfokus pada variabel motivasi, pengetahuan, persepsi dan minat berkarir mahasiswi di bidang Engineering. Populasi penelitian terdiri dari mahasiswi program teknik di politeknik negeri batam, dengan metode Quota Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 207 mahasiswi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa motivasi, pengetahuan, dan persepsi masing-masing memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap minat berkarir mahasiswi jurusan teknik elektro dan teknik mesin di Politeknik Negeri Batam. Secara keseluruhan, hasil yang serupa juga diperoleh ketika ketiga variabel tersebut dianalisis secara simultan, yang menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkarir mahasiswi di kedua jurusan tersebut.
  • Item
    IDENTIFIKASI DAN PERBAIKAN KASUS UNWANTED FUEL TRANSFER PADA PESAWAT BOEING 737-900ER
    (Politeknik Negeri Batam, 2025-01-24) Ahmad Syafi'i, Ceng Imam; Dzulfiqar,Mohamad Alif; Cahyagi,Danang
    Fuel transfer system pada pesawat Boeing B737-900ER merupakan bagian dari fuel system yang dirancang untuk memindahkan bahan bakar dari satu tangki ke tangki lain guna memastikan distribusi yang seimbang atau untuk keperluan operational tertentu. Pada pesawat ini, bahan bakar disimpan di tiga tangki utama, yaitu main tank 1, main tank 2 dan center tank. Fuel transfer dilakukan dari tangki center atau tangki lain jika diperlukan untuk menyeimbangkan berat pesawat atau memastikan supply distribution fuel ke Engines dan APU (Auxiliary Power Unit). Indikasi yang menunjukkan aktivitas atau masalah pada fuel transfer system dapat terlihat di cockpit melalui fuel indicator dan warning light seperti fuel imbalance warnings, fuel transfer in progress and abnormal fuel transfer (unwanted fuel transfer). Dalam penelitian yang saya ambil ini terdapat kondisi abnormal dimana terjadinya unwanted fuel transfer from the no.2 tank to the center tank pada fuel transfer system yang akan saya bahas agar dapat mengetahui penyebab terjadinya dengan indikasinya dan penangan yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut. Tahapan yang dilakukan dengan cara mempelajari fungsi komponen dan cara kerja sistem dengan menggunakan referensi Boeing B737-900ER Aircraft Maintenance Manual (AMM), melakukan pemecahan masalah, melakukan inspeksi sesuai dengan rekomendasi dari Boeing Message Number (BMN), melaksanakan repair prosedur berdasarkan Structure Repair Manual (SRM) dan melakukan pengetesan menggunakan referensi Aircraft Maintenance Manual (AMM) yang bertujuan untuk memastikan permasalahan yang terjadi telah terselesaikan.
  • Item
    Perancangan sistem informasi manajemen kebutuhan karyawan pada PT Sanipak Indonesia
    (2025-01-20) Yolanda,Nadia; Sari, Festy Winda; Sari, Festy Winda
    In the era of globalization, the need for accurate and timely information is a crucial aspect, especially in the business world. PT Sanipak Indonesia, a plastic bag manufacturing company with more than 800 employees, faces challenges in managing employee administration that is still done manually. This condition affects the company's operational efficiency and productivity. To overcome these problems, this research develops a website-based employee needs management information system using the prototype method. This system aims to automate administrative processes, such as employee data management, leave applications, and work uniform changes, so as to reduce time and energy wasted due to manual processes. System testing is carried out using the black box method to ensure that the functionality meets the expected needs. The results show that the designed system is able to replace manual processes with technology-based solutions that are more effective and efficient. The implementation of this system makes it easy for employees to handle administrative needs independently without disrupting their main work, thus supporting the smooth production and achievement of company targets. Thus, this system is expected to increase the effectiveness of human resource management, operational efficiency, and competitiveness of PT Sanipak Indonesia in the manufacturing industry.
  • Item
    The Effect Of User Satisfaction Of The Custom Excise Information System & Automation (CEISA) System On User Trust At KPPBC Marunda North Jakarta
    (2025-02-07) MAHARANI MAHARANI; Zuliarni, Sri
    CEISA can facilitate services and supervision by Customs officers in terms of customs and excise, but there are still DGCE offices that develop applications independently, which means they are not integrated with CEISA. The aim of this study is to apply the EUCS technique at KPPBC TMP A Marunda, North Jakarta, to analyse the degree of user trust in the CEISA system. This study uses the End User Satisfaction (EUCS) technique to gauge user trust in the CEISA system. By distributing surveys, this research employs quantitative approaches to 100 respondents, namely KPPBC TMP A Marunda North Jakarta office employees who use the CEISA system. The SPSS software was used to analyse the data using multiple linear regression. The findings demonstrated that Content, Format, Ease of use and Timeliness in the CEISA system have a significant influence on user trust. While Accuracy in the CEISA system does not have a significant influence on user trust.
  • Item
    Implementasi Metode Technology Acceptance Model (TAM) Pada Aplikasi Web Material Control Management di PT Tropical Electronic
    (2025-02-03) Zulwaqar Basil; Idris, Muhammad
    Penelitian ini bertujuan dalam merancang sebuah aplikasi berbasis web management material yang dibuat untuk PT Tropical Electronic pada proses pengerjaan masih menggunakan cara manual antara department production dan store sehingga menimbulkan kesalahan,rendahnya efisiensi dan kekeliruan data, seperti data riwayat dan data purchase order. Aplikasi web management material dirancang menggunakan pengembanganan sistem metode waterfall dengan framework Laravel dan database menggunakan MySQL, proses pengerjaan sistem ini akan melibatkan 3 user rule seperti Admin, Leader, dan Operator, sistem ini mengintegrasikan fitur incoming dan outgoing proses, sehingga data akan berkurang dan bertambah secara otomatis. Evaluasi sistem yang digunakan untuk pengujian sistem ini menggunakan metode Technoogy Acceptance Model (TAM) dengan hasil presentase persepsi Ease Of Use sebesar 80.13% dan persepsi Usefullnes sebesar 81.53% yang didapatkan melalui perhitungan Analisa deskriptif yakni skor kriterium dan skor hasil dari 50 responden, dari hasil presentase yang didapatkan menujuk skala Likert bahwa aplikasi termasuk dalam kategori setuju dari segi kemudahan dan segi kebermanfaatan dan aplikasi ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kinerja karyawan di PT Tropical Electronic.
  • Item
    Monitoring Data Penggunaan Energi Listrik Rumahan Berbasis IoT
    (Politeknik Negeri Batam, 2025-03-14) Siswanto; Purba, Jhon Hericson
    Penggunaan energi listrik rumah tangga ataupun industri diukur dengan perangkat KWH meter milik Perusahaan Listrik Negara. Perangkat ini hanya melakukan pengukuran pemakaian energi aktif dan hasil pengukuran yang hanya dapat dibaca pada layar KWH meter. Melihat kondisi ini, pengguna tidak dapat mengetahui seberapa besar pemakaian dan pengeluaran energi listrik sehari-hari, padahal efisiensi energi listrik dibutuhkan melalui kesadaran pengetahuan pengguna. Oleh sebab itu dirancang sebuah system yang mampu memonitoring penggunaan energi Listrik, Mengumpulkan data konsumsi energi rumahan secara real-time dan akurat menggunakan sensor PZEM-004t yang akurat. Alat monitoring ini juga akan mampu diakses dari jauh dengan menggunakan teknologi IoT. Sensor PZEM-004t sebagai pembaca tegangan, arus, daya, biaya pemakaian yang kemudian diproses oleh Mikrokontroller ESP 8266 yang akan tampil pada layar monitor atau aplikasi telegram si pengguna dan data di simpan di google sheet. Dengan inputan data pemakaian energi listrik yang dapat dimonitoring secara realtime dan notifikasi arus yang berlebihan, maka hasil akhir dari alat ini yaitu Alat berfungsi dengan baik untuk memonitoring arus beban. Hasil pengujian di lakukan denagan dua pengujian yaitu sebelum menggunakan alat dan sesudah dan hasil nya pada saat menggunakan alat dan dengan adanya muncul notifikasi beban yang berlebih si pengguna lebih meningkatkan kesadaranya dan dengan adanya setiap muncul notifikasi tersebut si pengguna wajib mengurangi arus beban yang berlebihan. Dan hasil keberhasialn pengujian alat yaitu menurunya notifikasi beban yang berlebih sehingga biaya yang di keluarkan selama 7 hari berkurang.
  • Item
    Identifikasi dan Tindakan Preventif Terhadap Cacat Produk Maincarrier Pada Proses Umbug Fabrikasi Interior Mobil
    (Politeknik Negeri Batam, 2025-03-13) CANOVER, MUHAMMAD RENOELDI; Aryswan, Ade
    Proses umbug merupakan salah satu proses akhir sebelum dilanjutkan ke mesin assemble. Proses umbug adalah pengecekan lem dan merapikan kulit yang berlebih setelah dilakukan tekanan dari mesin laminating. Pada proses umbug biasanya sering terjadi cacat komponen yang dikarenakan oleh operator umbug. Cacat komponen yang dihasilkan berupa pemotongan kulit yang berlebih dan kulit yang terbakar. Setelah melakukan identifikasi cacat komponen, ternyata lebih banyak cacat komponen karena kulit terbakar. Kulit terbakar karena penggunaan heatgun yang terlalu panas dan jarak antara heatgun dan kulit terlalu dekat. Penelitian ini dibuat dengan metode pengecekan visual dengan melihat hasil produksi dan kualitas produksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencegah adanya cacat komponen berupa kulit yang terbakar akibat penggunaan heatgun yang terlalu panas. Setelah melakukan pengumpulan data pengunaan heatgun dengan settingan heatgun yaitu dengan settingan 7, settingan 8 dan settingan 9. Settingan 8 merupakan hasil yang bagus dengan temperatur 350° C - 400° C karena lem akan meleleh pada temperatur tersebut namun juga masih dapat di tolelir oleh kulit sehinnga tidak terdapat cacat komponen berupa kulit yang terbakar dan mendapatkan 8 pcs komponen dalam satu jam.
  • Item
    Pengaruh Tekanan Gas Oksigen dan LPG pada Proses Pemotongan Cutting Torch Pipa Carbon Steel 4 Inchi
    (hairi deswanto, 2025-03-05) Deswanto,hairi; Stefani Windy; hakim rahman
    Penggunaan gas LPG dan oksigen sangat umum dalam proses pemotongan pipa dan plat menggunakan cutting torch. Kesalahan dimensi hasil akhir dalam proses pemotongan sering terjadi, dikarenakan tekanan gas yang tidak sesuai dengan dimensi benda yang dipotong. Untuk mengurangi kesalahan pemotongan menggunakan cutting torch dapat dilakukan dengan pengaturan tekanan gas potongaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan hasil terbaik tekanan gas oksigen dan LPG pada proses pemotongan cutting torch pipa carbon steel dengan diameter 4 inchi yang dilakukan sebanyak tiga kali dengan variasi 50 lb/in2 gas oksigen dan 50 lb/in2 LPG, 30 lb/in2 gas oksigen dan 70 lb/in2 LPG, 50 lb/in2 gas oksigen dan 30 lb/in2 LPG. Berdasarkan hasil pengujian tiga variasi tersebut, pemotongan mengggunakan variasi gas oksigen 30 lb/in2 dan gas LPG 50 lb/in2 lebih efektif, dikarenakan pemotongan dengan menggunakan variasi tersebut memiliki nilai rata rata pemotongan sebesar 49,71 mm dan penyusutan 2,29 mm. Sedangkan dibandingkan dengan pemotongan dengan gas oksigen 50 lb/in2 LPG 50 lb/in2 memiliki rata-rata pemotongan 47,08 mm dan penyusutan 4.92 mm, sedangkan tekanan gas oksigen 30 lb/in2, LPG 70 lb/in2 dengan rata-rata 45,07 mm 6,93 mm. Oleh karena itu tekanan gas yang efektif untuk melakukan pemotongan pipa carbon steel ukuran 4 inchi ketebalan 6.02 mm yaitu menggunakan tekanan gas oksigen 30 lb/in2 dan gas LPG 50 lb/in2.
  • Item
    STUDI KASUS FAN BLADE VIBRATION PADA ENGINE CFM56-5B4 PESAWAT AIRBUS A320-214
    (Politeknik Negeri Batam, 2025-01-28) Saputra, Bayu Dwi; Saputra, Ihsan; Arifin, Nurul Laili
    Abstrak Pada pesawat Airbus A320-214 terdapat komponen utama salah satunya Engine. Engine pesawat adalah salah satu komponen kunci yang membuat pesawat mampu terbang. Fungsi utama dari Engine pesawat adalah menghasilkan daya dorongan yang cukup untuk mengatasi hambatan aerodinamis dan gravitasi, sehingga pesawat dapat mengangkat badan pesawat dan terbang. Engine selalu digunakan oleh pesawat untuk itu beban kerja engine sangat besar sehingga dapat menimbulkan masalah salah satunya engine fan blade vibration atau bisa disebut juga N1 vibration. Bagian fan blade perlu mendapat perhatian lebih ketika melakukan perawatan,salah satunya Engine fan blade relubrication, Engine fan blade relubrication adalah proses perawatan pada komponen fan blade yang dilakukan tiap 3000 flight cycle yang telah ditentukan aircraft maintenance manual/AMM.[1].Tujuan dari penelitian ini yaitu membahas langkah-langkah serta cara penanggulangan engine vibration N1/ Engine Fan rotor blade yang terdiri dari beberapa metode yaitu pelepasan fan blade,inspection, relubrication, pemasangan dan pengetesan. Hasil pengerjaan ini adalah mendapatkan nilai N1 vibration yang lebih kecil dari 1,6 – 2,6 units menjadi 0,6 units sehingga engine dapat berkerja lebih optimal dan sesuai dengan ketentuan dari Aircraft maintenance manual sehingga pesawat dapat terbang dengan kondisi lebih aman. Abstract On the Airbus A320-214 aircraft, there are main components, one of which is the Engine. The aircraft engine is one of the key components that makes the aircraft able to fly. The main function of the aircraft Engine is to produce sufficient thrust to overcome aerodynamic and gravitational resistance, so that the aircraft can lift the fuselage and fly. The engine is always used by the aircraft for that the engine workload is very large so that it can cause problems, one of which is engine fan blade vibration or can also be called N1 vibration. The fan blade section needs more attention when carrying out maintenance, one of which is Engine fan blade relubrication, Engine fan blade relubrication is a maintenance process on the fan blade component which is carried out every 3000 flight cycles that have been determined by the plane maintenance manual / AMM. [1]. The purpose of this study is to discuss the steps and means of overcoming engine vibration N1/ Engine fan rotor blade which consist of saveral methods, namely removing the fan blade,inspection,relubrication,installation and testing. The result of this research is to obtain a smaller N1 vibration value from 1.6-2.6 units to 0.6 units so that the engine can work more optimally and in accordance with the previsions of the Aircraft maintenance manual so that the aircraft can fly in safer conditions. Keyword: Studi Kasus Fan Blade Vibration Pada Engine CFM56-5B4 Pesawat Airbus A320-214
  • Item
    Rotary Cutting Welding Menngunakan Motor Servo
    (Politeknik Negeri Batam, 2025-03-10) Sriyanto, Sriyanto; Diono, Diono
    Pengelasan merupakan proses krusial dalam bidang teknik yang digunakan untuk menyambungkan dua benda kerja dengan material baja. Salah satu jenis pengelasan yang umum digunakan adalah pengelasan bevel pipa, yang memerlukan pemotongan dengan sudut tertentu untuk memudahkan pengerjaan. Namun, di Laboratorium Teknik Mesin Politeknik Negeri Batam, proses pemotongan bevel pipa masih dilakukan secara manual dan kurang memenuhi standar yang ada. Oleh karena itu, pengembangan alat rotary cutting welding menjadi suatu kebutuhan yang mendesak. Rotary cutting welding adalah alat yang dirancang untuk mempermudah dan mempercepat proses pemotongan bevel pipa dengan sudut spesifik, seperti 30° - 35°. Alat ini akan ditenagai oleh motor listrik jenis servo dengan kapasitas 15 Watt dan kecepatan 250 RPM. Pengembangan alat ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses pengelasan, tetapi juga untuk menghasilkan hasil pengelasan yang sesuai dengan standar yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan alat rotary cutting welding yang efektif, efisien, dan terjangkau. Desain alat akan mempertimbangkan kebutuhan untuk menyangga holder welding agar dapat memastikan stabilitas dan keakuratan pemotongan. Selain itu, analisis hasil pengelasan juga akan dilakukan untuk mengevaluasi kualitas dan ukuran hasil pengelasan yang dihasilkan oleh alat ini. Dengan demikian, pengembangan alat rotary cutting welding ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan akurasi dalam proses pengelasan bevel pipa di Laboratorium Teknik Mesin Politeknik Negeri Batam, serta menjadi solusi yang terjangkau untuk kebutuhan industri pengelasan pada umumnya.