10Viewes
Analisis Risiko Proses Bongkar Muat Container Menggunakan Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Pada PBM ABC
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
10Accessed per month
2Countries
Loading...
Date
Authors
Rezeki, Shallui Indah
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
PBM ABC mengalami penurunan produktivitas bongkar muat container dari 10 menjadi 6 container/jam pada periode Maret-Agustus 2025. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, menganalisis, dan menentukan prioritas risiko operasional tersebut menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Melalui pendekatan deskriptif kualitatif studi kasus, penelitian berfokus pada proses stevedoring, cargodoring, receiving, dan delivery. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan empat informan (purposive sampling), lalu divalidasi melalui triangulasi dan member check. Analisis data menggabungkan model Miles & Huberman dengan menganalisis penilaian Severity (S), Occurrence (O), dan Detection (D) untuk perhitungan Risk Priority Number (RPN). Hasil penelitian mengidentifikasi enam failure mode, dengan risiko prioritas tertinggi pada keterlambatan armada trucking dalam pengiriman container ke area bongkar muat (RPN=216; kategori Tinggi) dan ketergantungan operasional terhadap ketersediaan armada trucking dari pihak eksternal (RPN=168). Implikasi penelitian ini memberikan panduan praktis bagi manajemen dalam mengalokasikan sumber daya mitigasi untuk menjaga stabilitas produktivitas operasional.
Description
Citation
APA
