Studi Kasus Inaccurate ALT indikator Pada ADM Pesawat Airbus A330-900neo

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
1Viewes
0Downloaded
1Accessed per month
1Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Etry, Rafly Ramadhan

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Penelitian ini membahas kasus inaccurate altitude (ALT) indication pada Primary Flight Display (PFD) pesawat Airbus A330-900NEO registrasi PK-LES yang ditemukan saat pelaksanaan C-Check. Static port merupakan komponen kritis sistem pitot-static yang menjadi sumber data tekanan statis bagi Air Data Module (ADM) untuk menghasilkan informasi kecepatan, ketinggian, dan laju perubahan ketinggian bagi sistem avionik seperti ADIRS dan FMS. Meskipun static port secara umum rentan mengalami penyumbatan akibat es, kontaminasi benda asing, serangga, maupun kesalahan prosedur perawatan, hasil pemeriksaan pada kasus ini menunjukkan bahwa static port dalam kondisi bersih dan tidak tersumbat, sehingga penyebab dieliminasi menuju komponen lain pada rantai sistem air data, yaitu Air Data Module (ADM). Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi penyebab ketidaksesuaian indikasi altitude, menganalisis dampaknya terhadap sistem avionik, mengevaluasi prosedur troubleshooting berdasarkan AMM dan dokumen teknis Airbus, serta merumuskan rekomendasi perawatan pencegahan. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi dokumentasi teknis seperti AMM, FIM, dan CMM ADM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar penyebab gangguan berasal dari kebocoran internal pada Air Data Module (ADM 1) Captain, dengan laju kebocoran terukur sebesar 165 ft/min yang melampaui batas toleransi maksimum AMM 34-11-00 sebesar 50 ft/min, serta deviasi indikasi altitude sebesar 180 ft dari target simulasi 3.000 ft, sehingga PFD Captain menampilkan angka 2.820 ft dan memicu peringatan ECAM NAV ADR DISAGREE. Tindakan rektifikasi berupa penggantian unit ADM 1 sesuai Component Maintenance Manual (CMM) dan pengujian verifikasi ulang (post-installation leak test) berhasil menurunkan laju kebocoran menjadi 12 ft/min dan menghilangkan deviasi indikasi altitude, sehingga sistem dinyatakan kembali airworthy. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyebab utama inaccurate altitude indication adalah kerusakan internal pressure sensor ADM 1, bukan pada static port maupun jalur pneumatik, dan merekomendasikan penerapan preventive maintenance berupa inspeksi berkala leak test ADM untuk mencegah berulangnya gangguan serupa pada armada Airbus A330-900neo.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By