5Viewes
ANALISIS KESIAPAN IMPLEMENTASI E-Procurement PADA PENGADAAN LOGISTIK SHELTER DI YAYASAN EMBUN PELANGI BERDASARKAN TOE FRAMEWORK
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
5Accessed per month
2Countries
Loading...
Date
Authors
Febriyanti, Ria
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Pengadaan logistik shelter menuntut proses yang cepat, fleksibel, terdokumentasi, dan dapat
dipertanggungjawabkan. Pada Yayasan Embun Pelangi, proses pengadaan telah memanfaatkan
formulir, spreadsheet, WhatsApp, email, dan arsip digital, tetapi media tersebut masih digunakan
secara terpisah sehingga data dan status pengadaan belum terintegrasi. Penelitian ini bertujuan
memetakan kondisi eksisting pengadaan logistik shelter, menganalisis kesiapan implementasi
E-Procurement berdasarkan Technology-Organization-Environment (TOE) Framework, serta
merumuskan strategi prioritas implementasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif
dengan desain studi kasus tunggal dan unit analisis tertanam. Data diperoleh melalui wawancara
semi-terstruktur terhadap tujuh informan internal dan dua informan eksternal, observasi langsung, dan
studi dokumentasi. Analisis menggunakan 11 indikator TOE sebagai codebook deduktif, satu kode
kontekstual kondisi eksisting, serta sintesis induktif lintas-coding yang diorganisasi dengan NVivo.
Hasil menunjukkan bahwa organisasi memiliki kesiapan awal untuk menerapkan E-Procurement
secara bertahap, tetapi belum siap untuk implementasi penuh. Faktor pendukung meliputi penggunaan
teknologi digital dasar, ketersediaan data, pembagian fungsi, dukungan awal pimpinan, literasi digital
dasar, serta dukungan vendor dan donor. Kesenjangan utama terdapat pada integrasi dan standardisasi
data, pembaruan SOP, workflow digital, hak akses dan keamanan data, anggaran, serta pengelolaan
perubahan. Pola empiris lintas-coding menunjukkan fragmentasi informasi, kebutuhan keterlacakan
end-to-end, dan fleksibilitas pengadaan mendesak. Implikasinya, implementasi perlu dimulai dari
penguatan data dan tata kelola sebelum pengembangan fitur lanjutan.
Kata Kunci: E-Procurement; kesiapan organisasi; TOE Framework; logistik shelter; organisasi
nirlaba
Description
Keywords
Citation
APA
