STUDI KASUS FAN BLADE VIBRATION PADA ENGINE CFM56-5B4 PESAWAT AIRBUS A320-214
Repository Politeknik Negeri Batam
Date
2025-01-28
Authors
Saputra, Bayu Dwi
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Abstrak
Pada pesawat Airbus A320-214 terdapat komponen utama salah satunya Engine. Engine pesawat adalah salah satu komponen kunci yang membuat pesawat mampu terbang. Fungsi utama dari Engine pesawat adalah menghasilkan daya dorongan yang cukup untuk mengatasi hambatan aerodinamis dan gravitasi, sehingga pesawat dapat mengangkat badan pesawat dan terbang. Engine selalu digunakan oleh pesawat untuk itu beban kerja engine sangat besar sehingga dapat menimbulkan masalah salah satunya engine fan blade vibration atau bisa disebut juga N1 vibration. Bagian fan blade perlu mendapat perhatian lebih ketika melakukan perawatan,salah satunya Engine fan blade relubrication, Engine fan blade relubrication adalah proses perawatan pada komponen fan blade yang dilakukan tiap 3000 flight cycle yang telah ditentukan aircraft maintenance manual/AMM.[1].Tujuan dari penelitian ini yaitu membahas langkah-langkah serta cara penanggulangan engine vibration N1/ Engine Fan rotor blade yang terdiri dari beberapa metode yaitu pelepasan fan blade,inspection, relubrication, pemasangan dan pengetesan. Hasil pengerjaan ini adalah mendapatkan nilai N1 vibration yang lebih kecil dari 1,6 – 2,6 units menjadi 0,6 units sehingga engine dapat berkerja lebih optimal dan sesuai dengan ketentuan dari Aircraft maintenance manual sehingga pesawat dapat terbang dengan kondisi lebih aman.
Abstract
On the Airbus A320-214 aircraft, there are main components, one of which is the Engine. The aircraft engine is one of the key components that makes the aircraft able to fly. The main function of the aircraft Engine is to produce sufficient thrust to overcome aerodynamic and gravitational resistance, so that the aircraft can lift the fuselage and fly. The engine is always used by the aircraft for that the engine workload is very large so that it can cause problems, one of which is engine fan blade vibration or can also be called N1 vibration. The fan blade section needs more attention when carrying out maintenance, one of which is Engine fan blade relubrication, Engine fan blade relubrication is a maintenance process on the fan blade component which is carried out every 3000 flight cycles that have been determined by the plane maintenance manual / AMM. [1]. The purpose of this study is to discuss the steps and means of overcoming engine vibration N1/ Engine fan rotor blade which consist of saveral methods, namely removing the fan blade,inspection,relubrication,installation and testing. The result of this research is to obtain a smaller N1
vibration value from 1.6-2.6 units to 0.6 units so that the engine can work more optimally and in accordance with the previsions of the Aircraft maintenance manual so that the aircraft can fly in safer conditions.
Keyword: Studi Kasus Fan Blade Vibration Pada Engine CFM56-5B4 Pesawat Airbus A320-214
Description
Setelah melakukan penelitian terkait engine N1 vibration antara 1,6 sampai 2,6 units yang dilaporkan pilot pada saat terbang dan mengumpulkan data lapangan terdapat kurangnya lubrication pada dovetail slot dan pressure face pada engine nomor 1, Sehingga menyebabkan N1 vibration yang mana bisa berdampak pada komponen yang lain dan bisa mengurangi performa engine yang dapat berakibat buruk saat pesawat beroperasi apabila tidak segera ditanggulangi.
Tindakan penanggulangan N1 vibration, dengan dilakukannya relubrication dengan cairan khusus yang mana cairan tersebut bisa mencegah gesekan berlebihan antara material metal dan metal yang mempunyai tekanan tinggi dan kecepatan putaran yang tinggi. Relubrication sebaiknya dilakukan setiap 3000 flight cycle,schedule maintenance ini juga bisa bisa menjadi acuan agar performa engine tetap dalam kondisi optimal dan juga bisa memperpanjang life time dari komponen engine.
Keywords
Citation
[1] Airbus company.2024. AIRNAVX Aircraft Maintenance Manual. (AMM) A320-214. [2] CFM International. 2025. CFM 56-5B4 engine. Diakskes dari https://www.cfmaeroengines.com/engines/cfm56/ [3] National Transportation Safety Board. 2019. Left Engine Filure and subsequent Depressurization, Southwest Airlines Flight 1380 Boeing 737-7H4 N772SW. diakses dari https://www.ntsb.gov/news/events/Pages/2019-DCA18MA142-BMG.aspx [4] Airbus company. 2024. Maintenance Planning Document -A318, A319,320,321-TNU C722000-C3-1 FAN SECTION revision date 01-Nov-24 [5] Airbus company. 2024. Aircraft Maintenance Manual -A318, A319,320,321-TNU TASK 72-21-00-210-006 revision 01-Nov-2024 [6] Airbus Company. 2024. Aircraft Maintenance Manual -A318, A319,320,321-TNU TASK 72-21-00-007-A revision 01-Nov-2024. [7] Airbus Company. 2024. Aircraft Maintenance Manual -A318, A319,320,321-TNU TASK 72-21-00-640-054-A revision 01-Nov-2024. [8] Airbus Company. 2024. Aircraft Maintenace Manual -A318, A319,320,321-TNU TASK 72-21-00-400-007 revision 01-Nov-2024. [9] Airbus Company .2024. Aircraft Maintenace Manual -A318, A319,320,321-TNU TASK 71-00-00-710-009-B revision 01-Nov-2024. [10] SKYbrary Aviation Safety.2025. Electronic Centralized Aircraft Monitors (ECAM). Diakses dari https://skybrary.aero/articles/electronic-centralized-aircraft-monitor-ecam [11] Airbus Company.2024. Trouble Shooting Manual -A318, A319,320,321-TNU TASK 77-00-00-810-826-A 01-Nov-2024.