Studi Komparatif Luas Bidang Tanah Hasil Foto Udara dan Pengukuran Terestris Di Kawasan Industri Baru Panbil

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
5Viewes
0Downloaded
5Accessed per month
1Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Aldino, Alif

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya ketelitian dalam penentuan luas bidang tanah pada kawasan industri yang berkembang pesat, seperti Kawasan Industri Baru Panbil. Perbedaan metode pengukuran antara teknik terestris menggunakan Total Station dan fotogrametri berbasis Unmanned Aerial Vehicle (UAV) berpotensi menghasilkan nilai luas yang berbeda, sehingga diperlukan kajian komparatif untuk mengevaluasi tingkat ketelitian masing-masing metode. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil luas bidang tanah serta menilai ketelitian hasil fotogrametri berdasarkan parameter akurasi geometrik. Metode yang digunakan meliputi pengukuran langsung menggunakan Total Station dan akuisisi data udara menggunakan UAV yang diolah menjadi orthomosaic, dengan evaluasi ketelitian menggunakan GCP dan ICP melalui perhitungan RMSE dan CE90. Hasil pengolahan menunjukkan nilai RMSE sebesar 0,025 m dan nilai akurasi (CE90) sebesar 0,039 m, yang berada jauh di dalam batas toleransi 0,3 m untuk peta skala 1:1000 kelas 1. Perbandingan luas bidang tanah menghasilkan nilai 40.357,138 m² dari Total Station dan 40.365,501 m² dari UAV, dengan selisih sebesar 8,363 m² atau 0,021%. Nilai selisih tersebut juga masih jauh di dalam toleransi yang diperbolehkan sebesar 100,445 m². Hasil ini menunjukkan bahwa metode fotogrametri UAV mampu menghasilkan data luas yang sangat mendekati metode terestris dengan tingkat ketelitian yang tinggi.

Description

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By