1Viewes
Analisis Perbandingan Kualitas Sambungan Las SMAW dan FCAW pada Baja ASTM A36 melalui Pengujian Bending dan Tensile
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
1Accessed per month
1Countries
Loading...
Date
Authors
Akbar, Rahmat
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Perkembangan teknologi pengelasan pada industri konstruksi dan perkapalan menuntut pemilihan proses pengelasan yang mampu menghasilkan sambungan dengan kualitas dan sifat mekanis yang baik. Perbedaan karakteristik proses Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dan Flux Cored Arc Welding (FCAW) dapat memengaruhi karakteristik sambungan las pada baja ASTM A36 sehingga diperlukan evaluasi melalui pengujian mekanis. Penelitian ini bertujuan membandingkan kualitas dan sifat mekanis sambungan las SMAW dan FCAW pada pelat baja ASTM A36 dengan ketebalan 10 mm. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan pengujian destruktif berupa tensile test, face bend test, dan root bend test. Pengelasan dilakukan pada posisi 3G menggunakan kampuh single V-groove dengan sudut 60° tanpa preheat dan post weld heat treatment (PWHT). Proses SMAW menggunakan elektroda LB-52 yang diklasifikasikan sebagai AWS A5.1 E7016, sedangkan proses FCAW menggunakan kawat E71T-1C dengan gas pelindung 100% CO₂. Evaluasi pengelasan dan pengujian mengacu pada AWS D1.1/D1.1M:2020. Hasil pengujian menunjukkan nilai UTS rata-rata sambungan SMAW sebesar 466,27 MPa dan FCAW sebesar 468,90 MPa. Kedua nilai tersebut berada di atas kekuatan tarik minimum ASTM A36 sebesar 400 MPa. Pada pengujian bending, seluruh spesimen face bend menunjukkan No indication, sedangkan beberapa spesimen root bend menunjukkan Indication berupa retak atau patah pada daerah akar las. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FCAW menghasilkan nilai UTS rata-rata sedikit lebih tinggi dibandingkan SMAW, sedangkan hasil bending menunjukkan bahwa kondisi daerah akar las berpengaruh terhadap respons sambungan terhadap pembebanan tekuk.
Description
Keywords
Citation
IEEE
