Perbandingan Luas Objek Hasil Pengukuran Ekstraterestris dan Metode Fotogrametri Di Panbil Industrial Estate

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
8Viewes
0Downloaded
8Accessed per month
2Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Maharani, Khairunizah

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Perkembangan teknologi dalam bidang pemetaan dan survei, terutama penggunaan Global Navigation Satellite System (GNSS) dan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) menjadi alternatif dalam pengukuran luas lahan secara akurat. Memilih pendekatan yang tepat sangat penting untuk menjamin kualitas hasil pengukuran dalam konteks permintaan data spasial yang akurat di kawasan industri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan hasil pengukuran luas lahan di Kawasan Industri Panbil dengan menggunakan metode fotogrametri UAV dan metode GNSS RTK NTRIP sebagai pembanding. Teknik yang digunakan meliputi penggunaan GNSS untuk pengukuran koordinat, pengumpulan dan pengolahan foto udara, serta digitasi untuk perhitungan luas. Parameter RMSE dan CE90 digunakan untuk mengevaluasi akurasi foto udara dengan nilai RMSE sebesar 0,028 m dan nilai CE90 sebesar 0,043 m. Nilai tersebut memenuhi standar akurasi untuk peta skala 1:1.000 kelas 1. Selain itu, hasil pengukuran luas menggunakan fotogrametri apabila dibandingkan dengan luas GNSS, masih berada dalam batas toleransi yang diizinkan, dengan nilai selisih sebesar 4,276 m2 atau 0,011%. Dengan demikian, metode fotogrametri berbasis UAV memiliki hasil yang cukup bagus dan mendekati hasil pengukuran GNSS.

Description

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By