EKSTRAKSI PARAMETER MORFOLOGI KAWASAN TERBANGUN DI ZONA URBAN DENSITAS TINGGI MENGGUNAKAN FUSI DATA SATELIT SEKUNDER DAN OBIA

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
4Viewes
0Downloaded
4Accessed per month
1Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Gultom, Louvel Elizabeth

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengekstrak parameter morfologi kawasan terbangun di Zona Permukiman Padat Tinggi Kawasan Sagulung, Kota Batam, menggunakan teknologi Fusi Data Satelit Sekunder dan metode Object-Based Image Analysis (OBIA). Data citra komposit hasil fusi satelit diekstraksi menggunakan software eCognition untuk menghasilkan poligon tapak bangunan, yang kemudian dianalisis berbasis jaring grid makro berukuran 50 x 50 m sebanyak 108 sampel grid. Parameter morfologi yang diekstraksi meliputi Koefisien Dasar Bangunan (KDB), Kepadatan Bangunan (Building Density), dan Ratio Ruang Terbuka (OSR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode OBIA berhasil mengekstrak sebanyak 16.472 poligon atap bangunan tunggal dengan akurasi yang tinggi. Berdasarkan analisis grid morfologi, Kawasan Sagulung didominasi oleh karakteristik permukiman padat dengan nilai rata-rata KDB sebesar 54,39%, rata-rata Kepadatan Bangunan sebesar 649,40 unit/grid, dan rerata OSR sebesar 0,45 (45,19%). Ketersediaan ruang terbuka paling kritis teridentifikasi pada Kelas 1 (0,00−0,26) di zona inti permukiman akibat konversi masif lahan menjadi fisik bangunan.

Description

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By