ANALISIS LEAN MANUFACTURING UNTUK MEMINIMASI PEMBOROSAN (WASTE) DI PT. SAT NUSAPERSADA TBK

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
0Viewes
0Downloaded
0Accessed per month
0Countries

Statistic not available yet or restricted.

Loading...
Thumbnail Image

Authors

Lestari, Desi Irawati

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Industri manufaktur elektronik dituntut untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi dengan biaya rendah dan waktu produksi yang efisien. Namun, dalam praktiknya masih sering ditemukan aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah (waste) sehingga menurunkan efisiensi proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemborosan (waste) yang terjadi pada proses produksi smartphone di PT. Sat Nusapersada Tbk serta mengidentifikasi faktor penyebab utama pemborosan tersebut dengan menggunakan pendekatan lean manufacturing. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan studi kasus pada satu lini produksi yang mencakup proses Surface Mount Technology (SMT), assembling, testing, dan packing. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, time study, serta penyebaran Waste Assessment Questionnaire (WAQ) kepada responden yang terlibat langsung dalam proses produksi. Analisis dilakukan menggunakan Current State Value Stream Mapping (CSVSM) untuk mengidentifikasi aktivitas value added (VA) dan non-value added (NVA), perhitungan Process Cycle Efficiency (PCE), serta Waste Assessment Model (WAM) untuk menentukan pemborosan dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total waktu aktivitas bernilai tambah (VA) sebesar 1.080 detik, sedangkan aktivitas tidak bernilai tambah (NVA) mencapai 2.100 detik, sehingga total lead time proses produksi sebesar 3.180 detik. Proses testing teridentifikasi sebagai bottleneck utama akibat ketidakseimbangan kapasitas antar proses. Analisis WAQ dan WAM menunjukkan bahwa pemborosan dominan adalah waste waiting, diikuti oleh waste defect dan waste motion. Nilai PCE sebesar 33,96% menunjukkan bahwa efisiensi proses produksi berada pada kategori sedang dan masih memiliki peluang perbaikan yang signifikan. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan lean manufacturing dengan VSM, WAQ, dan WAM efektif dalam mengidentifikasi pemborosan serta dapat dijadikan dasar dalam perumusan strategi perbaikan proses produksi di PT. Sat Nusapersada Tbk.

Description

full page artikel, lembar pengesahan, borang publikasi

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By