0Viewes
Implementasi Web Document Management System (DMS) dalam Mendukung Efisiensi Procurement: Studi Kasus PT. Persero Batam
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
0Accessed per month
0Countries
Statistic not available yet or restricted.
Loading...
Date
Authors
Angraini, Putri
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Transformasi digital mendorong organisasi untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan dokumen, khususnya
pada proses procurement yang melibatkan banyak pihak dan dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis implementasi Web Document Management System (Web DMS) serta mengevaluasi
kontribusinya terhadap efisiensi proses procurement di PT Persero Batam. Penelitian menggunakan
pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi,
dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas personel yang terlibat langsung dalam proses
pengadaan. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak NVivo 12 Plus melalui tahapan open
coding, axial coding, dan selective coding, serta didukung triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin
keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Web DMS mampu meningkatkan
efisiensi proses procurement melalui otomatisasi penarikan data (direct pull), pengurangan kesalahan input,
peningkatan keterlacakan dokumen, dan percepatan waktu persetujuan dokumen dari 2–3 hari menjadi
kurang dari 1 hari. Sistem juga meningkatkan transparansi dan integrasi informasi antarunit kerja sehingga
mempermudah proses monitoring dan pengendalian dokumen. Namun demikian, penelitian menemukan
beberapa kendala, antara lain belum tersedianya fitur notifikasi otomatis, rigiditas pada pengelolaan master
data, keterbatasan sistem dalam menangani proses secara simultan (concurrency issue), serta masih
diterapkannya sistem arsip hibrida untuk memenuhi kebutuhan administrasi dan audit. Penelitian ini
memiliki keterbatasan berupa cakupan yang terbatas pada Unit Pengadaan PT Persero Batam, jumlah
informan yang relatif kecil (satu manajer dan tiga staf pelaksana), serta pendekatan kualitatif yang belum
mengukur dampak sistem secara kuantitatif sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasikan pada
organisasi lain. Meskipun demikian, penelitian ini memberikan kontribusi praktis berupa rekomendasi
pengembangan fitur dan peningkatan infrastruktur sistem guna mendukung optimalisasi transformasi
digital pada proses procurement.
Description
Citation
APA
