Identifikasi dan Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Proses Bongkar Muat dan Penyusunan Barang Denagan Metode HIRA (Hazard Identification and Risk Assesment) Studi Case PT. Sari Burger Indonesia

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
0Viewes
0Downloaded
0Accessed per month
0Countries

Statistic not available yet or restricted.

Loading...
Thumbnail Image

Authors

Pratama,Nugroho

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batama

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam kegiatan operasional gudang, khususnya pada proses bongkar muat dan penyusunan barang yang memiliki potensi bahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menganalisis tingkat risiko menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA), serta memberikan rekomendasi pengendalian risiko K3 pada proses bongkar muat dan penyusunan barang di PT. Sari Burger Indonesia Cabang Batam. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan 5 informan, yaitu 1 Kepala Gudang, 3 staf logistik senior, dan 1 perwakilan manajemen/K3 perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 potensi bahaya utama, yaitu tertimpa barang saat pembongkaran, cedera otot dan punggung akibat pengangkatan manual, terjepit hand pallet, barang jatuh dari rak, terpeleset atau tersandung di area gudang, serta kebakaran pada area penyimpanan. Hasil penilaian HIRA menunjukkan risiko tertinggi terdapat pada aktivitas pengangkatan barang secara manual dengan Risk Score 150 (tinggi), diikuti penyusunan barang di rak dengan Risk Score 90 (tinggi). Sementara itu, pembongkaran barang memperoleh Risk Score 22,5, berjalan di area gudang 10, penyimpanan barang 2,5, dan penggunaan hand pallet 0,5 yang termasuk kategori rendah. Rekomendasi pengendalian meliputi penggunaan alat bantu mekanis, pelatihan manual handling, pemasangan rack guard, briefing keselamatan, peningkatan housekeeping, inspeksi peralatan, serta penguatan proteksi kebakaran melalui fire alarm dan smoke detector. Penerapan pengendalian diharapkan dapat menurunkan risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan efektivitas penerapan K3 di lingkungan perusahaan. Pengendalian tersebut juga dapat meningkatkan kesadaran pekerja, menciptakan lingkungan kerja lebih aman, dan mendukung produktivitas perusahaan secara berkelanjutan.

Description

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By