0Viewes
Analisis Stabilitas Statis Kapal Barge Terhadap Variasi Freeboard Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 39 Tahun 2016
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
0Accessed per month
0Countries
Statistic not available yet or restricted.
Loading...
Date
Authors
Akbar, Yazid
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Pengangkutan kargo dalam jumlah besar menggunakan kapal tongkang (barge) membutuhkan pengaturan muatan yang ketat agar tidak mengalami kelebihan muatan (overload) selama operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai minimum freeboard. Selain itu, menganalisis pengaruh variasi muatan 1% dan 2% terhadap standar stabilitas. Analisis tersebut ditujukan untuk menentukan titik kritis dan margin keselamatan operasional kapal ketika adanya penyimpangan pemuatan saat di lapangan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan mengkombinasikan perhitungan manual untuk menentukan minimum freeboard dan simulasi numerik menggunakan perangkat lunak Maxsurf Stability untuk analisis stabilitas. Penelitian dimulai dari studi literatur, pengumpulan data, pemodelan lambung kapal barge dengan menggunakan Maxsurf Modeler, perhitungan freeboard, serta analisis stabilitas. Perhitungan freeboard mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan No. 39 Tahun 2016. Analisis stabilitas mengacu pada regulasi IMO International Code on Intact Stability MSC.267(85) Part B 2.2 Pontoons. Hasil perhitungan menetapkan nilai minimum freeboard sebesar 126.5 cm dengan sarat air maksimum 484.5 cm. Berdasarkan simulasi stabilitas statis, kondisi muatan penuh dinyatakan memenuhi kriteria dengan luas area di bawah kurva GZ sebesar 0.0801 m.rad. Namun, variasi overload 1% dan 2% berturut-turut menurunkan luas kurva GZ menjadi 0.0730 m.rad dan 0.0718 m.rad sehingga tidak memenuhi standar minimum 0.08 m.rad. Oleh karena itu, kapal sangat sensitif terhadap kelebihan muatan sehingga pengawasan di lapangan harus diperketat.
Description
-
Keywords
Citation
IEEE
