Analisis Peramalan Persediaan Finished Goods Menggunakan Metode Moving Average dan Exponential Smoothing Terhadap Kapasitas Gudang (Studi Kasus pada PT Sanipak Indonesia)

Repository Analytics

Statistic Details

Updated data
12Viewes
0Downloaded
12Accessed per month
1Countries
Loading...
Thumbnail Image

Authors

Shafa, Devara Anindya

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Industri manufaktur plastik dituntut mampu mengelola persediaan finished goods secara efektif agar keseimbangan antara produksi, shipment, dan kapasitas gudang tetap terjaga. Ketidakseimbangan antara jumlah produksi dan shipment dapat menyebabkan terjadinya overstock sehingga meningkatkan risiko penumpukan persediaan di gudang. PT Sanipak Indonesia merupakan perusahaan manufaktur plastik yang memproduksi berbagai jenis kantong plastik, dengan gudang internal sebagai tempat penyimpanan finished goods sebelum didistribusikan kepada pelanggan. Perusahaan mengalami kondisi overstock, di mana pada beberapa periode jumlah persediaan finished goods melebihi kapasitas gudang yang tersedia. Penelitian ini bertujuan menentukan metode peramalan yang paling akurat menggunakan metode Moving Average (MA) dan Exponential Smoothing (ES) serta menganalisis hasil peramalan shipment terhadap proyeksi persediaan finished goods berdasarkan kapasitas gudang perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data historis shipment tahun 2024. Perhitungan dilakukan menggunakan MA periode 2, 3, dan 6 bulan serta ES dengan nilai α sebesar 0,2; 0,5; dan 0,9. Tingkat akurasi dievaluasi menggunakan indikator Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Moving Average periode 6 bulan merupakan metode terbaik dengan nilai MAD sebesar 240.218,7, MSE sebesar 71.299.480.000, dan MAPE sebesar 9,998%. Hasil proyeksi persediaan menunjukkan potensi overstock masih terjadi pada bulan Juli, September, Oktober, dan November 2025. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa informasi peramalan dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam mengidentifikasi potensi penumpukan persediaan lebih awal sehingga mendukung pengelolaan finished goods dan pemanfaatan kapasitas gudang perusahaan.

Description

Citation

APA

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By