Identifikasi Faktor Penyebab Kerusakan pada Mesin Bubut L5 di Laboratorium Manufaktur dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)

Loading...
Thumbnail Image

Authors

Gianluca Fenta, Sandro

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Politeknik Negeri Batam

Abstract

Pada Laboratorium Manufaktur Politeknik Negeri Batam terdapat beberapa mesin bubut konvensional. Dalam pemeliharaannya telah dilakukan pemeliharaan oleh pihak laboran. Namun, dalam pelaksanaan praktikum, sering terjadi masalah dengan proses produksi karena kerusakan alat yang signifikan sehingga menyebabkan proses belajar menjadi terganggu. Tujuan studi ini adalah untuk mengidentifikasi faktor utama penyebab kerusakan pada mesin bubut konvensional dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dengan cara menghitung Risk Priority Number (RPN). Dengan menghitung nilai RPN dapat diidentifikasi risiko kerusakan tertinggi dari komponen mesin bubut L5. Dengan demikian kita bisa mengetahui faktor penyebab kerusakan pada mesin bubut L5 di Laboratorium Manufaktur Politeknik Negeri Batam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gearbox Mesin yang hancur merupakan faktor utama penyebab kerusakan dengan nilai RPN 16, diikuti oleh Eretan Pemutar Sumbu x yang seret dan Kopling Transmisi Roda Gigi yang patah dengan nilai RPN 12. Berdasarkan hasil tersebut, perlu dilakukan prioritas penangan perawatan dan pergantian komponen berdasarkan nilai RPN untuk meminimalisir risiko kerusakan dan menjaga kelancaran operasi mesin bubut L5

Description

Keywords

Citation

APA7

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By