13Viewes
PENILAIAN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEMASANGAN CABLE TRAY MENGGUNAKAN METODE HIRADC DI LINGKUNGAN OFFSHORE STUDI KASUS PROYEK NFXP
Repository Analytics
Statistic Details
0Downloaded
13Accessed per month
2Countries
Loading...
Date
Authors
Tobing, Raymond
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Politeknik Negeri Batam
Abstract
Pekerjaan instalasi cable tray pada proyek konstruksi migas merupakan salah satu aktivitas berisiko tinggi karena melibatkan pekerjaan di ketinggian, penggunaan peralatan kerja, serta lingkungan kerja yang kompleks, ditandai dengan adanya berbagai aktivitas pekerjaan yang berlangsung secara bersamaan. Jika tidak dikendalikan secara sistematis, dapat menyebabkan kecelakaan kerja yang berdampak pada keselamatan pekerja dan keberlangsungan proyek. Oleh karena itu, diperlukan analisis risiko untuk mengidentifikasi potensi bahaya serta menentukan langkah pengendalian yang tepat guna meminimalkan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi bahaya dan pengendalian risiko pada pekerjaan instalasi cable tray menggunakan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining control). Metode penelitian yang digunakan adalah metode metode campuran (mix method) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui observasi langsung di lapangan, penyebaran kuesioner kepada pekerja, serta studi dokumentasi terkait proses pekerjaan. Penerapan metode HIRADC diharapkan mampu mengidentifikasi dan mengendalikan risiko secara sistematis sehingga berkontribusi dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja pada proyek konstruksi migas. Berdasarkan hasil penelitian dari 20 aktivitas pekerjaan yang di nilai, diperoleh bahwa risiko kategori low sebesar 5% (aktivitas dengan dampak ringan atau gangguan komunikasi), risiko kategori medium sebesar 75% (cedera tangan, cedera punggung, tangan terjepit, dan lain-lain), serta risiko kategori high sebesar 20% (jatuh dari ketinggian, sengatan listrik,dan fatality). Hasil ini menunjukkan bahwa mayoritas risiko berada pada kategori medium, namun terdapat proporsi signifikan pada kategori high yang memerlukan perhatian khusus dan pengendalian ketat. Pengendalian risiko dapat dilakukan melalui penerapan prosedur kerja yang aman, penggunaan APD, serta pelatihan keselamatan kerja bagi pekerja.
Description
Keywords
Citation
APA
